Aviary Hotel Bintaro Telan Investasi Rp 150 Miliar

Big Banner

Jakarta – Kebutuhan akan hunian bagi para pebisnis dana wisata, dikawasan penyangga Jakarta seperti Bintaro, PT Sumampau Hotels and Resort menghadirkan hotel bintang empat Aviary Hotel Bintaro. Hotel dengan investasi sebesar Rp 150 miliar ditargetkan 70 persen lebih untuk okupansi satu tahun pertama.

Chief Executive Officer Aviary Hotel Aswin Sumampau mengatakan, Aviary Hotel Bintaro memiliki konsep hotel lifestyle yang bernuansa tempat tinggal berkonsep muda (milenial), dan membutuhkan personalized service serta Taman Burung didalam hotelnya sesuai dengan kondisi kekinian di kawasan Bintaro.

“Dipilihnya lokasi di Bintaro karena kawasan tersebut sangat strategis. Kalangan pebisnis maupun wisatawan saat ini lebih memilih hotel yang berada di luar Jakarta, daerah Bintaro juga memiliki seni yang sangat tinggi,” kata Aswin, Selasa (16/5).

General Manager Aviary Bintaro, Didit Anthony, istri Aswin Sumampau, Jacqueline Benyamin, CEO Aviary Bintaro, Aswin Sumampau, istri Tony Sumampau, Yanni Widiastuti, Komisaris, Tony Sumampau.

Saat ini, kata Aswin, hotel dikawasan Bintaro masih sangat sedikit. Sementara, lanjut dia, demand masih cukup tinggi karena banyak perusahaan besar berpindah kantor di sekitar Simatupang.

“Pusat kota sudah mulai padat dan juga kondisi macet. Hal itu membuat banyak perusahaan melakukan meeting atau mencari tempat istirahat disekitar Jakarta ataupun dikawasan Bintaro yang berdekatan dengan lokasi pekerjaan,” jelasnya.

Menyoal kebutuhan akan hotel di Bintaro, kata Aswin, masih sangat besar, sementara keberadaan hotel masih sedikit.

“Terlebih, di kawasan Bintaro ini terdapat banyak sekolah internasional, rumah sakit ternama, dan head office dari berbagai perusahaan besar, untuk itu saya sangat yakin pasarnya pasti menjanjikan,” kata dia.

Aviary Hotel Bintaro, kata Aswin, mengedepankan lifestyle hotel yang menggabungkan antara kamar hotel dan service apartment serta taman burung sesuai dengan logo hotel yang bergambar burung Tukan.

Hotel ini juga menyajikan taman atau kandang burung raksasa atau giant bird cage sebagai salah atraksi dan fasilitas untuk menarik minat tamu dan pengunjung. Nantinya kandang burung raksasa ini diisi berbagai burung lokal yang hidup di Indonesia.

General Manager Aviary Hotel, Didit Anthony, Aviary menawarkan suasana kamar layaknya apartemen pribadi serta nuansa asri dengan pemandangan taman burung. Selain itu memiliki kamar yang cukup luas baik untuk hotel maupun juga service apartmnent.

“Luas kamar terkecil 24 meter persegi sampai 28 meter persegi untuk tipe deluxe. Kamar lain 170 meter persegi. Jadi kamarnya sangat luas, kami punya Aviary Suites Bed Room yang sangat luas,” kata Didit.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});