Provident Development Siapkan Investasi Rp600 M untuk Bandara City

Big Banner

Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Bandar Udara Soekarno-Hatta membuka peluang bagi perkembangan bisnis di sekitar kawasan tersebut. Peluang ini ditangkap Provident Development, untuk mengembangkan kawasan superblok terintegrasi-terpadu. Perusahaan yang terafiliasi dengan Provident Group, itu telah menyiapkan belanja investasi sekitar Rp600 miliar untuk mengembangkan Bandara City tahap dua.

“Ini merupakan langkah kami dalam menyambut rencana pengoperasian Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno Hatta,” kata Ronnie Mustafa, Direktur Utama Provident Development, disela prosesi tutup atap Tower Sapphire, Minggu (21/5). Menurut Ronnie, perkembangan Bandara Soekarno-Hatta yang kelak mampu menampung 25 juta penumpang pertahun akan mampu menggairahkan perekonomian kawasan Tangerang dan sekitarnya.

“Posisi kami yang paing dekat dengan bandara menjadi keuntungan tersendiri,” imbuh dia. Bandara City yang sebelumnya dikenal dengan nama Grand Dadap City, membidik para pelaku bisnis yang memiliki mobilitas tinggi, perusahaan – perusahaan cargo, maupun pelaku usaha di bidang pariwisata.

Tower Sapphire merupakan hunian vertikal yang terdiri dari tiga type yakni; type studio, one bedroom dan two bedroom dengan harga jual mulai Rp300 jutaan. Tower ini merupakan tower kedua dari empat menara yang akan dibangun di atas lahan seluas 6,7 hektare.

“Ini merupakan pembangunan tahap kedua dari tiga tahap yang kami rencanakan. Pada tahap pertama telah terbangun pusat perbelanjaan Grand Ddap Mal dan tower Sapphire 1,” imbuh Ronnie Mustafa.

Tahap kedua akan membangun empat tower, diawali dengan Tower Sapphire 2. Dan tahap ketiga akan dibangun hotel dan landed house.

Kawasan superblok Bandara City berada di Jalan Raya Perancis, Kelurahan Dadap Kecamatan kosambi Kota Tangerang, Banten. Selain telah berdiri pusat perbelanjaan Grand Dadap Mall, kawasan ini juga ditunjang dengan sekolah, rumah sakit, pusat bisnis Cengkareng Business Center, akses toll dan yang utama Bandara Sorkarno Hatta.

Terkait dengan prosesi tutup atap, Ronnie Mustafa menyatakan hal terebut menjadi salah satu komitmen terhadap konsumen, investor maupun mitra. Ia menjelaskan, unsur pekerjaan form work, besi dan cor kegiatan topping-off telah rampung akhir 2016. Selanjutnya, pekerjaan akan dilakukan di area lift dan ruangan mesin lift.

Pekerjaan penutupan selubung bangunan, infrastruktur mechanical, electrical dan plumbing akan menjadi tahapan selanjutnya dari pembangunan pasca topping off. Sebagian dari pekerjaan tersebut bahkan telah mulai dilakukan sebelum prosesi tutup atap dilakukan. Dengan prosesi ini, maka dalam waktu tak lama lagi, konsumen bisa menempati unit yang mereka beli.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses handover bisa dilaksanakan secepatnya, sehingga masyarakat yang sudah memiliki unit bisa segera menempati,” katanya. Serah terima (handover) tahap kedua direncanakan pada pertengahan 2018 nanti.

Selain fasilitas publik yang tersedia di sekelilingnya, superblok satu-satunya di areal bandara ini juga dilengkapi dengan community lifestyle mal, kolam renang, taman bermain, lapangan futsal, parkir yang nyaman, sistem pemantau keamanan (CCTV), komersial area, dan lain sebagainya.

Sejak diperkenalkan pertama kali ke publik tiga tahun lalu, Bandara City mampu memikat investor maupun konsumen, yang dibuktikan dengan pencapaian penjualan yang tinggi. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me