Uang Muka Naik, Pertumbuhan Rumah Tapak Turun

Big Banner

Harga pasar properti perumahan di tanah air diramal masih akan mengalami kenaikan permintaan hingga Desember 2012. Namun demikian, harus diakui kebijakan penaikan besaran uang muka menjadi kendala untuk menggenjot permintaan konsumen terhadap produk properti terutama jenis rumah tapak.

 

Laju pertumbuhan harga rumah tapak di Indonesia menurut Bisnis hari ini mengalami perlambatan, yaitu cuma sebesar 0,8%. Persentase ini diperoleh dari perbandingan kuartal terakhir 2011 dan kuartal pertama tahun ini.

 

Pada saat yang sama, perlambatan ini ditegaskan pula oleh Fakky Hidayat. Menurut Fakky yang menjabat sebagai Seniro Associate Director lembaga riset properti Knight Frank Indonesia, “Perlambatan terjadi karena imbas pengetatan aturan oleh pemerintah misalnya pemberlakuan aturan minmal uang muka 30% dan kewajiban pelaporan transaksi di atas Rp 500 juta pada PPATK”. (*AP)

 

 

Image credit:

habitat.org

ciputraentrepreneurship.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me