Melalui KPR-BTN, Pengemudi GO-JEK Ini pun Kini Punya Rumah!

Big Banner
Pengemudi GO-JEK, Alfons Elia Parulian, yang sudah membeli rumah di Cikarang melalui bantuan perusahaan GO-JEK dan BTN. Foto: Rumah123/Ist

Punya rumah memang impian hampir setiap orang. Tak terkecuali bagi pengemudi GO-JEK Alfons Elia Parulian (35). Kebayang kan betapa senangnya dia ketika sudah bisa melewati semua prosedur untuk memiliki sebuah rumah.

Kini sebuah hunian tapak bertipe 60/70 di Green Vista Cikarang sudah menjadi miliknya. Sekarang ia tinggal mengasur cicilan per bulannya sebesar Rp1,1 juta selama 15 tahun untuk harga rumah yang Rp140 jutaan itu. Adapun uang muka (DP) yang harus dibayarnya sejumlah Rp6 juta. Lho, ada DP?

“Kalau yang tanpa DP itu yang dapat SMS dari perusahaan GO-JEK. Mereka bisa mencicil Rp45 ribu sehari sampai lunas,” kata Alfons.

Baca juga: Cukup Bayar Rp40 Ribu Sehari, Pengemudi GO-JEK pun Bisa Beli Rumah

Tak seperti rekan-rekannya sesama driver GO-JEK yang mendapat SMS dari perusahaan GO-JEK perihal penawaran rumah, Alfons mengetahui informasi penawaran tersebut bukan dari SMS.

“Yang mendapat SMS info penawaran rumah itu kalau sudah dua tahun di GO-JEK. Kalau saya kan baru satu tahun, jadi saya tidak di-SMS. Saya tahu info itu dari pengumuman yang ada di kantor GO-JEK,” kata Alfons pada Rumah123.com, Minggu (21/5).

Setelah memenuhi segala persyaratan yang diminta, sebut saja fotokopi data diri dan menunjukkan aplikasi GO-JEK yang menampilkan namanya juga nomor polisi kendaraan bermotornya, Alfons lantas mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) di Bank Tabungan Negara (BTN).

Baca juga: BTN Bantu Pembiayaan Rumah Pengemudi On-Line

Tak ada hambatan pengurusan KPR-nya di BTN kawasan Gadjah Mada itu. Sehari setelahnya, KPR Alfons pun disetujui. Sekitar lima hari kemudian, dia pun akad kredit. Saat ini, Alfons sudah tiga kali mencicil ke BTN.

Tak semua pengemudi GO-JEK seyakin Alfons dalam memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh perusahaan GO-JEK untuk punya rumah. Beberapa di antara pengemudi GO-JEK masih galau atau tak yakin .

“Ya kerja kayak gini kan gak pastilah, nanti kalau ada apa-apa gimana?” kata Sarno (37), pengemudi GO-JEK yang biasa mangkal di depan Menara Dea, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, kepada Rumah123.com.

Baca juga: Gini Cara Beli Hunian Pakai KPR Sejahtera FLPP!

“Kalau saya gak boleh sama istri saya ambil penawaran beli rumah itu. Alasannya,  rumah yang ditawarkan jauh-jauh, di Cikarang atau di Tangerang. Istri saya gak mau,” kata Idin (28), pengemudi GO-JEK yang sudah dua tahun bergabung dengan GO-JEK .

Lantas, apa yang membuat Alfons yakin untuk memanfaatkan penawaran GO-JEK tersebut? “Ya kan saya sudah lihat memang ada kerja sama antara perusahaan GO-JEK dengan BTN,” kata Alfons yang berdarah campuran Medan (ayah) dan Tionghoa-Kalimantan (Ibu) ini.

Soal cicilan sebesar Rp1,1 juta pe rbulan itu, Alfons tak merasa gentar. “Saya kan juga punya pendapatan lain dari toko kebutuhan sehari-hari di rumah. Saya juga mengambil keagenan air mineral, sabun, minuman ringan, dan lain-lain,” tutur Alfons yang sudah paham bahwa rumah adalah investasi bagi masa depan.

Baca juga: Pekerja Informal yang Berpendapatan Rp1,8-2,8 Juta pun Bisa Dapat Kredit BTN

Kalau dia sedang jadi pengemudi GO-JEK, warung yang berlokasi di belakang Pasar Rumput, Jakarta Selatan, itu ditunggui oleh orang tuanya.

“Saya senang bisa beli rumah meski sekarang belum bisa saya renovasi. Nanti sajalah kalau sudah ada uang, rumah itu akan saya dandanin lagi,” tutur Alfons yang belum menikah ini.

“Pacar sih udah ada. Cuma sekarang dia lagi kerja di Thailand. Dia juga sudah tahu kalau saya mengambil rumah,” kata Alfons tentang calon istrinya itu. Siiiplah! Selamat Pak Alfons!

 

rumah123.com