Dengan 5 Strategi Ini, Pemerintah Terus Berusaha Bangun Rumah Rakyat

Big Banner
Sebanyak 8.749 unit rumah subsidi Tipe 25 dengan luas tanah 60 meter persegi menempati kawasan ini. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Menghadapi tantangan pembangunan perumahan, pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) terus berupaya menumbuhkan sektor properti, khususnya pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan lima strategi.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti, menyampaikan hal tersebut di acara Seminar Nasional Infobank-Perbankan, 2nd Property & Mortgage Summit 2017 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (16/5).

Baca juga: 551 Unit Rumah Tak Layak Huni di Sragen Dapat Bantuan PUPR

Mewakili Kementerian PUPR, Lana Winayanti memaparkan “Sinergi Antara Regulator, Perbankan, Pengembang, Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit dan Perlindungan Konsumen di Sektor Properti”.

Ke-5 strategi yang disampaikan Lana juga ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005–2025, “Strategi pertama meliputi reformasi perpajakan, retribusi perizinan daerah, pertanahan dan tata ruang. Sementara strategi kedua yaitu penyempurnaan pola subsidi perumahan.”

Baca juga: PUPR: Tapera Bisa Diterapkan 2018. Semoga!

Adapun tiga strategi lainnya yakni: mendorong insentif perpajakan bagi dunia usaha, pemberian fasilitas kredit mikro perumahan dan pemberdayaan masyarakat melalui bantuan teknis kelompok masyarakat. Terakhir, penyediaan perumahan yang tidak hanya mempertimbangkan kemampuan daya beli masyarakat.

Selanjutnya, Lana Winayanti juga mendorong para stakeholder bidang perumahan untuk selalu mendukung pemerintah pusat dalam membantu MBR memiliki rumah layak huni.

Baca juga: Tanpa Bantuan Pemerintah, Baru 40 Persen Masyarakat Bisa Punya Rumah

“Penyediaan rumah yang dilakukan langsung pemerintah pusat hanya berkisar 10–15% dari target sejuta rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Sedangkan bantuan pembiayaan perumahan sekitar 35–40% dari total target sejuta rumah per tahunnya,” katanya.

Menurutnya, oleh karena itu diperlukan dukungan dan juga sinergitas dari stakeholder yang terlibat. Sebut saja regulator, perbankan, pengembang dan pemerintah daerah, agar Program Sejuta Rumah khususnya rumah bagi MBR dapat mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me