Daya Beli Konsumen Jadi Tantangan Utama Pengembang

Big Banner

Jakarta – Direktur Pemasaran Kingland Avenue, Bambang Sumargono, mengatakan, daya beli konsumen merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi kalangan pengembang dalam dunia properti nasional saat ini.

“Sejatinya, ada dua langkah yang biasanya diambil oleh pengembang. Pertama, menyesuaikan produk dengan keinginan pasar. Kedua, memberikan penawaran atau gimmick yang menarik untuk menarik minat konsumen,” jelas Bambang, dalam acara diskusi Indonesia Housing Forum, di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa (23/5) petang.

Kedua langkah tersebut, lanjut Bambang, diharapkan dapat menjadi pemicu bagi konsumen untuk tetap berminat membeli properti, dalam kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih seperti sekarang ini.

“Kebanyakan konsumen saat ini mencari hunian di level menengah dengan kisaran Rp 350 juta sampai Rp 500 juta. Tentunya, hal ini membuat pengembang harus menyiapkan produk yang bisa dijangkau oleh kebanyakan konsumen,” tambahnya.

Siapkan Konsep WPS

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) tengah menyiapkan konsep wilayah pengembangan strategis (WPS) dalam mewujudkan sistem perkotaan hijau di seluruh Indonesia.

“Penataan perkotaan merupakan salah satu bagian penting dalam pengembangan sebuah wilayah,” ujar Kepala Bidang Perkotaan dan Kota Baru Badan Pengembangan Infrastruktur Kempupera, Rudi M Siahaan.

Konsep pengembangan WPS sendiri, lanjut dia, menggunakan perpaduan antara pengembangan wilayah dengan kebutuhan pasar (market need).

“Dengan demikian, konsep tersebut, dapat mempercepat pertumbuhan yang ada di kawasan. Pembangunan infrastruktur, tentunya menjadi kunci utama dalam penerapan konsep tersebut,” kata Rudi.

Penerapan konsep ini, kata dia, sejatinya merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah urbanisasi. Terlebih, berdasarkan data yang ada, sebanyak lebih dari 50 persen penduduk akan tinggal di wilayah perkotaan dalam kurun waktu satu dekade ke depan.

“Hal ini tentunya menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah. Termasuk, membenahi masalah kebutuhan rumah untuk masyarakat,” tambahnya.

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me