Pasang Target Rp4 Triliun, BJB Tawarkan Bunga KPR 8,9 Persen

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Rezim bunga rendah tengah berlangsung di kalangan perbankan. Bank BUMN dan sejumlah bank swasta nasional menawarkan bunga satu digit. Kendati itu bunga program atau promosi masa berlakunya panjang 2-5 tahun. Bank BNI menawarkan bunga 8,4 persen selama lima tahun. Sementara itu Bank Jawa Barat Banten (Bank BJB) menawarkan bunga 8,9 persen dua tahun.

bank bjb bunga kpr

Penawarakn bunga rendah ini cukup efektif mendongkrak penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Pada kuartal pertama 2017 penyaluran KPR Bank BJB terus mengalami tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu Bank BJB optimis dengan target penyaluran KPR tahun ini.

“KPR  menjadi produk unggulan Bank BJB karena performanya sangat bagus, non performing loan (NPL) atau kredit macetnya yang sangat rendah. Makanya kami berikan program bunga menarik sebesar 8,99 persen fixed 2 tahun atau 9,5 persen fixed 3 tahun,” ujar Agus Kurniawan, Vice President Divisi KPR & KKB Bank BJB,  kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (29/5).

Penawaran bunga khusus ini terkait perayaan ulang tahun Bank BJB ke-56. Agus menyebut bisnis properti pada tahun ini sudah terlihat geliatnya dengan banyaknya pengembang yang meneruskan pembangunan maupun meluncurkan proyek baru. Untuk itu Bank BJB tahun ini memasang target penyaluran KPR cukup tinggi Rp4,8 triliun.

Dikatakan, bunga 8,9 persen itu berlaku untuk nasabah umum yang baru mengajukan KPR maupun take over dari bank lain. Untuk mencapai target itu BJB menggandeng sejumlah pengembang dengan memberikan bunga khusus sebesar 5,6 persen untuk proyek tertentu.  Selain di Jawa Barat dan Banten BJB juga menggarap  pasar di beberapa propinsi.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me