Aksesibilitas Jadi Andalan Kawasan Industri

Big Banner

Jakarta – Perkembangan pesat ModernCikande sebagai salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta tidak lepas dari lokasinya yang strategis. Secara geografis, kawasan industri ini yang terletak di antara Balaraja dan Serang dapat diakses melalui tol Jakarta-Merak dan dilanjutkan melalui pintu tol Ciujung.

“Akses ini juga hanya selangkah menuju tiga pelabuhan besar, Ciwandan, Cigading, dan Merak Mas,” kata Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson, kepada Beritasatu.com, baru-baru ini.

Menurut Pascall, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta, pihaknya terus berusaha menjadi kawasan industri sebagai kawasan industri modern yang terintegrasi.

“Lokasinya yang strategis serta didukung berbagai fasilitas mumpuni, membuat proyek yang kami kembangkan ini didapuk sebagai salah satu kawasan investasi paling prospektif di Indonesia,” jelas dia.

Progress Tol Cikande

Kawasan industri yang dikembangkan oleh Modernland Realty ini dapat diakses melalui tol Jakarta-Merak kemudian keluar melalui pintu tol Ciujung. Akses sangat dekat menuju 3 pelabuhan besar, Ciwandan, Cigading, dan Merak Mas.

“Kawasan industri ModernCikande diproyeksi akan semakin prospektif. Hal ini seiring akan dibukanya Jalan Tol Interchange (Jalan Simpang Susun) Cikande, Serang, yang telah dibangun sejak April 2014 lalu,” tambah Pascall.

Interchange tersebut, jelas dia, nantinya akan memiliki jalur sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan Jalan Alternatif Kragilan-Cikande dengan Jalan Tol Tangerang – Merak Km 52+150. Interchange juga akan dilengkapi tujuh pintu tol yang akan menjadi akses keluar dan masuk Jalan Tol Ruas Merak – Jakarta.

“Pembangunan Interchange sendiri dipastikan akan berdampak positif seperti kelancaran dan kemudahan aksesibilitas khususnya di wilayah Serang Timur, sehingga diharapkan mampu menarik banyak investor untuk masuk ke daerah Cikande atau Serang Timur secara keseluruhan,” papar Pascall.

Nantinya, lanjut dia, jika gerbang Tol Cikande telah beroperasi diperkirakan sebanyak 5.000 kendaraan akan melintasi gerbang tol ini setiap harinya. Peningkatan jumlah kendaraan tersebut, kata Pascall, akibat adanya peralihan kendaraan yang biasanya melalui gerbang Tol Ciujung dan Balaraja Barat sebagian akan beralih ke Tol Cikande.

“Saat ini pemerintah telah menyelesaikan pembangunan pintu tol Cikande, yang dalam waktu dekat segera dibuka dan beroperasi sehingga mulai saat itu kawasan industri ini dapat diakses dengan jarak hanya 1 km dari pintu tol tersebut,” ujar Pascall.

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me