Masjid Sentral Cologne, Antara Kontroversi dan Kekaguman

Big Banner
Cologne Central Mosque (Masjid Sentral Cologne) di Jerman. Pembangunannya didanai warga Muslim Turki dan Gereja katolik St Theodore di Cologne. Foto: Rumah123/iStock

Pada 12 Juni 2017, sebuah masjid termegah di Eropa baru saja diresmikan oleh pemerintah Jerman dan Turki.  Cologne Central Mosque (Masjid Sentral Cologne) begitulah namanya.

Tempat ibadah umat muslim yang berada di Koln, Jerman, ini mampu  menampung 2.000 jamaah. Uniknya, muslim Turki yang membangun masjid seluas 4.500 meter persegi ini, tapi dananya dari organisasi Islam Turki.

Lebih unik lagi, Gereja Katolik St Theodore di Cologne ikut menggalang dana demi berdirinya masjid ini. Adalah Paul Bohm, sang arsitek spesialis gereja, yang mendesai masjid megah ini.

Baca juga: Masjid Al-Irsyad yang Unik Berbentuk Kubus, Terinspirasi Kabah

Bangunan masjid berdinding kaca dan ada dua menara. Masjid yang berada di Distrik Ehrenfeld ini, awalnya merupakan masjid yang dikelola oleh komunitas Muslim Turki, yang bernaung di bawah Turkish-Islamic Union for Religius Affairs.

Pembangunannya sudah sejak Agustus 2011. Dua menara tersebut memiliki tinggi 55 meter dan tegak di samping kanan dan kiri bangunan masjid.

Arsitekturnya yang unik membuat hampir semua mata yang melintas di sekitar lokasi masjid mau tak mau memandanginya, atau malah mengunjunginya. Daya tariknya memang luar biasa.

Sisi lain Cologne Central Mosque (Masjid Sentral Cologne). Foto: Rumah123/Istock

Dulu, ada keraguan warga Cologne, Jerman, perihal rencana pembangunan masjid ini. Mereka khawatir hadirnya masjid megah ini bisa jadi pemicu munculnya konflik antarwarga. Lebih-lebih di mata kebnayakan dari mereka menganggap Islam adalah agama pemicu terorisme. Akan tetapi, seiring waktu berjalan, kekhawatiran itu tak terbukti.

Sisi lain Cologne Central Mosque (Masjid Sentral Cologne). Foto: Thaqafnafsak.com

Cologne merupakan kota yang berpenduduk Muslim terbanyak di seluruh kota di Jerman. Jumlah kaum Muslim disinyalir mencapai 10 persen dari total populasi Kota Cologne. Mayoritas dari mereka merupakan keturunan Turki. Wajar saja, Turki memang berbatasan langsung dengan Jerman.

Bangunan masjid ini mampu menampung sekitar 2.000 jamaah secara bersamaan, ini merupakan yang terbesar di Jerman. Sejak awal rancangan, masjid ini memang sengaja jadi masjid terbesar di Jerman. Kelak kompleks masjid ini juga akan menyediakan ruang komersial seluas 2.455 meter persegi.

Sisi lain Cologne Central Mosque (Masjid Sentral Cologne). Foto: Thaqafnafsak.com

Sepintas bangunan ini tak tampak sebagai masjid. Tak ada kubah. Gaya arsitekturnya modern dalam balutan gaya Turki Usmaniyah yang bermenara tinggi lancip. Hampir seluruh bagian luarnya dilapisi dinding kaca. Bangunan utamanya dibangun seperti berbentuk bola dunia dengan dinding berbahan transparan.

Masjid ini dilengkapi dengan menara setinggi 55 meter, bazaar, pintu masuk ke lantai dasar, ruang kuliah di basement, ruang salat di lantai atas, ada juga ruang perpustakaan. Penggunaan material glass wall memberikan kesan ‘terbuka’ bagi masjid ini. Hal ini memang sengaja dibikin seperti itu sebagai simbol bahwa masjid ini terbuka bagi siapa saja. Welcome here!

Sisi lain Cologne Central Mosque (Masjid Sentral Cologne). Foto: Thaqafnafsak.com

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me