ADHI Luncurkan LRT City Gateway Park Bekasi

Big Banner

Setelah meluncurkan LRT City Royal Sentul Park dan Eastern Green, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel meluncurkan LRT City Gateway Park di Jl Kampung Baru STM Kapin, Jaticempaka, Kota Bekasi, tepatnya di sisi Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Proyek tersebut merupakan salah satu dari enam proyek LRT City yang akan dibangun tahun 2017.

Enam proyek yang dikembangkan saat ini, luas tanahnya mendekati 50 hektare (ha) dengan total nilai investasi mencapai kurang lebih Rp24,2 triliun. Kawasan yang kini dikembangkan terdiri atas 16,9 ha di Eastern Green Bekasi. Lalu, di Royal Sentul Park Bogor (14,8 ha), Gateway Park di Jaticempaka Bekasi (5,2 ha), dan The Boutique Bekasi Barat (0,47 ha). Selain itu, di daerah Cikoko Jakarta Selatan (1,2 ha) dan di Ciracas Jakarta Timur (11,5 ha).

LRT City mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata campuran (mixed-use), maksimalisasi penggunaan angkutan massal dengan dilengkapi jaringan prasarana pejalan kaki dan sepeda. Lokasinya satu titik dengan stasiun LRT (0 km LRT Station).

Budi Saddewa Soediro, Direktur Operasi II ADHI mengatakan, “Menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang menyediakan beragam aktivitas dari tempat tinggal, berbelanja, bermain, hingga bekerja dalam satu kawasan, maka LRT City menawarkan sebuah kawasan mixed-use terbaru di timur Jakarta yakni Gateway Park. Kawasan ini nantinya akan menjadi lingkungan bernuansa modern living yang mendukung gaya hidup praktis dan memiliki mobilisasi cepat.”

Ditambahkan Amrozi Hamidi, General Manager Transit Oriented Development & Hotel PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menambahkan, proyek Gateway Park akan menelan investasi sebesar Rp1,9 triliun dan dikembangkan dalam waktu 4-5 tahun. Di atas lahan seluas 5,2 hektar akan dibangun 1 tower iconic apartment, 5 tower apartemen yang mengusung tema resort dengan total sebanyak 3.744 unit. Memiliki beragam tipe, yakni Studio (24 m2), 1 BR, dan 2 BR (48 m2) yang dipasarkan seharga Rp15 juta per m2, dengan harga terendah Rp405 juta.

Selain itu juga dilengkapi area komersial seperti mall (4 lantai/28 ribu m2) dan 20 unit ruko (luas bangunan 250 m2) yang dipasarkan seharga Rp4 miliar per unit. “Pembangunan kawasan dimulai pada Oktober 2017. Rencana serah terima apartemen mulai tahun 2019. Ditargetkan dalam setahun bisa terjual 1 tower,” ungkap Djoko Santoso, Kepala Divisi Transit Oriented Development (TOD) I ADHI.

Ditambahkan Ibnu Mahmud, Project Manager Gateway Park, tower apartemen akan diwujudkan dengan green wall dan pohon-pohon besar seperti Trembesi, Katapang, dan Palem. Di sisi lain, mall dan ruko akan dilengkapi dengan green roff, gazebo, outdoor sitting area, dan tanaman-tanaman. Sementara fasilitas parkir apartemen 1 : 5 dan mal 1 : 4.

Untuk memasarkan LRT City, ADHI bekerjasama dengan PT Bank Mandiri Tbk untuk menyediakan pembiayaan. Atmo Prawiro Hutauruk, Vice President Bank Mandiri mengatakan, melalui sinergi tersebut, pihaknya akan memberikan fasilitas pembiayaan dengan bunga 5,99% untuk pembelian di dua tahun pertama. “Dan untuk dua tahun selanjutnya dikenakan bunga 6,75% dengan proses dokumen awal lebih ringkas dan cepat karena menggunakan same day approval, ” katanya Atmo. YS

mpi-update.com