Kinerja BIKA & RODA Q-1/2017 Turun Masing2 17 dan 44%

Big Banner

Laporan Utama Majalah Properti Indonesia (MPI) Bulan Juni lalu menurunkan kinerja 25 besar pengembang properti di tanah air. Di antaranya PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) dan PT Pikko Land Development Tbk (RODA).

PT Binakarya Jaya Abadi Tbk. (BIKA) pada kuartal I-2017 membukukan pendapatan sebesar Rp144,87 miliar, turun 17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp173,52 miliar. BIKA terus melakukan ekspansi bisnis perho telan guna menambah pendapatan berulang (recurring income).

Rencananya Perseroan akan membangun satu kondotel berbintang empat di Bali. Hotel ini berlokasi di Legian dan ditargetkan beroperasi kuartal IV tahun 2017. BIKA ini kembali menggandeng Swissbelhotel International sebagai operator. Sebelumnya, Binakarya telah mengoperasikan dua kondotel bintang empat di Bali yakni Swiss-belresort Watu Jimbar di Sanur dan Swiss-belhotel Tuban Kuta.

PIKKO Land
Sementara PT Pikko Land Development Tbk. Sepanjang kuartal I-2017, PT Pikko Land Development Tbk.(RODA) meraih pendapatan Rp142,41 miliar, menurun 44% dibandingkan kuartal I-2016 sebesar Rp256,22 miiar. Sedangkan laba bersih yang diraih sebesar Rp18,59, menurun 74% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp71,57 miliar.
RODA mengandalkan lima proyek properti unggulan pada tahun ini. Sebagian besar merupakan hunian vertikal yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Lma produk unggulan Pikko Land tersebut adalah Thamrin District Residences (TDR Bekasi), Signature Park Grande (SPG MT Haryono), Sahid Sudirman Residence (SSR Sudirman), Maple Park (MP Kemayoran) serta Apartemen Menteng 37 di Jalan Menteng, Jakarta Pusat.
(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis).

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me