Menanti Jakarta Menjadi “New York”-nya Indonesia

Big Banner
New York, Amerika Serikat (Rumah123/iStockphoto)

Ibu kota negara akan dipindahkan dari Jakarta ke kota lainnya. Nantinya, ibu kota baru akan menjadi pusat pemerintahan.

Sementara Jakarta akan menjadi kota pusat bisnis dan keuangan. Pemisahan ibu kota pemerintahan dengan pusat bisnis sudah terjadi di beberapa negara maju.

Baca juga: Ramadan Bikin Sepi Pasar Properti? Siapa Bilang?

Washington DC menjadi ibu kota negara dan pusat pemerintahan Amerika Serikat. Sedangkan pusat bisnis, bursa saham, dan kantor pusat sederetan perusahaan besar berada di New York.

Begitu juga yang terjadi di Australia. Canberra menjadi ibu kota negara dan pusat pemerintahan. Sementara sentra bisnis berada di Sydney dan Melbourne.

Baca juga: Ibu Kota Pindah, Pertumbuhan Harga Properti Jakarta Akan Melambat

Contoh lainnya berada di Italia. Negara ini beribukota di Roma. Kota industri berada di Turin, sedangkan pusat bisnis berada di Milan.

Lantas apakah perpindahan ibu kota dari Jakarta ke kota lainnya akan memunculkan hal yang sama? “Yang tinggal di Jakarta masih banyak. Bisnis juga banyak,” ujar ekonom Universitas Indonesia, Berly Martawardaya kepada Rumah123.

Baca juga: Hanya 17,8 Persen Generasi Milenial Bisa Beli Hunian, Sisanya Masih Ngontrak!

Berly menyatakan hal seperti ini sudah lazim di negara-negara maju. Sementara ini mungkin hal baru kalau terjadi di Indonesia.

“Jakarta akan tetap menjadi magnet. Persis seperti New York. Orang yang mencari kerja akan tetap datang ke Jakarta,” ujar staf pengajar Fakultas Ekonomi UI ini.

Baca juga: Banyak Negara yang Sudah Memindahkan Ibu Kotanya, Sekarang Giliran Indonesia

Kalau sesuai dengan rencana, ibu kota baru akan menjadi kota pemerintahan, sedangkan Jakarta diproyeksikan menjadi kota bisnis. Tentunya para pekerja akan tetap berdatangan ke Jakarta lantaran peluang pekerjaan terbuka lebar.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me