Apartemen di Jalur LRT Dibandrol Rp300 Jutaan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pembangunan proyek transportasi light rail transit (LRT) oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk diikuti pengembangan proyek properti. Properti yang dikembangkan diintegrasikan dengan stasiun LRT dengan konsep transit oriented development (TOD). Tahun ini dikembangkan enam proyek properti yang disebut LRT City. Properti yang dibangun mencakup apartemen dan area komersial, ditambah mal, perkantoran, dan hotel untuk proyek yang skalanya cukup luas.

LRT City

Untuk pengembangan LRT City Adhi Karya menggandeng Bank Mandiri untuk mendukung pembiayaan proyek dan KPA (kredit pemilikan apartemen) kepada konsumen. Kerja sama dengan Bank Mandiri sementara untuk dua proyek, yaitu di Eastern Green Bekasi dan Royal Sentul Bogor.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari sinergitas BUMN. Nanti setelah dua proyek ini akan dilanjutkan dengan kerjasama untuk Gateway Park di Jati Cempaka yang akan segera diluncurkan,” ujar Kepala Divisi TOD I Adhi Karya, Djoko Santoso, saat penandatanganan kerja sama dengan Bank Mandiri di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adhi Karya sudah memasarkan dua tower Eastern Green Bekasi sebanyak 632 unit. Penjualannya hamper 200 unit. Adapun Royal Sentul Park pada tahap I dikembangkan di  area 2,5 ha mencakup 1.637 unit. Apartemen mulai seharga Rp500 jutaan itu sudah terpesan 170 unit.

Sementara itu Gateway Park (5,2 ha) terdiri 5 tower apartemen berkonsep resort dan sarana lainnya. Jumlah huniannya sebanyak 3.744 unit seharga mulai Rp300 jutaan.  Atmo Prawiro Hutauruk, Vice President Bank Mandiri mengatakan, pihaknya akan memberikan bunga ringan kepada konsumen. “Bunganya mulai 5,99 persen untuk 2 tahun pertama dan 6,75 persen untuk 2 tahun selanjutnya,” imbuhnya.

housing-estate.com