7 Bangunan Ikon Arsitektur Amerika (Bagian 2)

Big Banner
Empire State Building, New York, Amerika Serikat (Rumah123/Elledecor)

Pernah menonton King Kong (2005), Sleepless in Seattle (1993), atau Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (2010), ada sejumlah adegan yang mengambil latar belakang Empire State Building.

Bangunan ini memang menjadi salah satu ikon kota New York, Amerika Serikat selain Patung Liberty. Maka jangan heran kalau sering tampil dalam film Hollywood.

Baca juga: 5 Negara Ini Berikan Rumah Gratis untuk Warganya

Kedua, Empire State Building, New York. Arsitek: William F. Lamb. Bangunan bergaya Art Deco ini dirancang oleh biro arsitek Shreve, Lamb, & Harmon. Lamb menjadi principal architect.

Pembangunan Empire State selesai pada 1931. Saat pembangunannya, Amerika Serikat tengah dilanda era Depresi Ekonomi, namun masih bisa melibatkan 3.400 pekerja.

Baca juga: Siapa Mau Beli Rumah Pesulap Harry Houdini?

Gedung pencakar langit ini memiliki tinggi 443,2 meter dan terdiri dari 102 lantai. Sejak 1931 hingga 1972, gedung ini sempat menjadi bangunan pencakar langit tertinggi di dunia. Rekor ini tumbang oleh World Trade Center.

Dulles International Airport, Virginia, AS (Rumah123/Elledecor)

Ketiga, Dulles International Airport, negara bagian Virginia. Arsitek: Eero Saarinen. Sebelum mendesain bandara Dulles, dia lebih dulu merancang sejumlah bangunan ikonik seperti Gateway Arch di St Louis dan salah satu terminal di bandara JFK International di New York.

Baca juga: Mengintip Rumah Komentator Politik yang Penuh Buku dan Karya Seni

Saarinen mendesain bandara Dulles International Airport dengan gaya modern. Dia sendiri dikenal dengan gaya neo modern.

Arsitek berdarah Finlandia ini merancang bandara terinspirasi dari sayap. Dia membuat bagian yang sempit, namun panjang. Desain ini kemudian ditiru oleh bandara di seluruh dunia. Hmm, mungkin bandara Soekarno Hatta juga termasuk kali ya. Eksterior arsitektur bangunan difungsikan sebagai tempat kedatangan dan keberangkatan.

Baca juga: Mau Beli Rumah Mungil Seharga Rp 2,5 Miliar?

Selain dikenal sebagai arsitek, Saarinen juga menjadi desainer produk. Produk furniturnya berupa kursi menjadi ikon pada era 1940-an dan 1950-an.

Buat kamu yang pernah ke New York, pernah selfie nggak dengan latar belakang gedung ini? Wah, rugi banget dong kalau kamu nggak melakukannya.

Baca juga: Hotel Mewah Ini Dulunya Rumah Bandar Narkoba Kelas Dunia

Dalam artikel selanjutnya, sebuah bangunan konser yang dibiayai oleh janda mendiang Walt Disney menjadi bangunan ikonik yang akan diulas.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me