DPR Menilai Wacana Pemindahan Ibukota Hanya Pengalihan Isu

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Wacana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan terus mendapat respon dari berbagai pihak. Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemy Francis, menyebut rencana pemerintah untuk memindahkan ibukota ini hanya sekadar wacana dan belum pasti terwujud.

istana-merdeka

“Saya di Komisi V yang mitra kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru membahas anggaran tahun 2018. Dua kementerian ini tidak bilang apa-apa kalau ibukota mau pindah padahal sudah rapat anggaran 2018, lha nanti anggarannya dari mana,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pekan ini.

Ia menyebut pemindahan ibukota ini hanya gembar-gembar pemerintah dan seperti pengalihan isu. Nanti ujungnya hanya sebagai wacana yang menghebohkan di awal seperti beberapa wacana lainnya yang kerap dikemukakan pemerintah, membuat gaduh sesaat, kemudian dilupakan. Fary mengakui pemindahan ibukota bukan tidak mungkin dilakukan dan gagasan ini cukup tepat. Kalau terwujud Jakarta hanya sebagai pusat bisnis dan keuangan terpisah dengan fungsinya sebagai ibukota negara. Konsep seperti ini sudah diterapkan beberapa negara lain, salah satunya Malaysia.

“Jadi,  kalau mau dipindah tentu kami dukung, tapi waktu rapat pembahasan anggaran Kemenpupera tidak menyinggung sama sekali soal ini. Tidak ada sedikitpun ucapan kebutuhan anggaran untuk pemindahan ibukota pada tahun 2018, sekarang tiba-tiba heboh mau pindah,” tandasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me