Yuk, Investasi Properti di Kota “Pengganti” Jakarta

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Pemerintah semakin serius dalam upaya memindahkan ibu kota Jakarta ke kota lain. Menteri Negara Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada Senin (3/7/2017).

Detail rencana pemindahan seperti pendanaan, penentuan lokasi, dan tata kota sudah mulai dibicarakan dan diselesaikan pada tahun ini.

Baca juga: Ibu Kota Pindah, Pertumbuhan Harga Properti Jakarta Akan Melambat

Pemerintah memang belum mengungkapkan kandidat kota yang akan menjadi ibu kota baru. Namun, Palangkaraya yang menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah menjadi kota yang sering disebut menjadi kandidat ibu kota baru.

Rencana pemindahan ibu kota negara sudah digagas sejak era Presiden Soekarno. Hal ini kembali muncul pada era Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Hanya 17,8 Persen Generasi Milenial Bisa Beli Hunian, Sisanya Masih Ngontrak!

Indonesia pernah berpindah ibu kota negara ketika jaman revolusi kemerdekaan dari Jakarta ke Yogyakarta. Sejumlah negara juga pernah berpindah ibu kota.

Kalau ibu kota jadi pindah tentunya ini kabar gembira bagi para investor properti. Munculnya kota baru tentunya membutuhkan penghuni, perkantoran, perumahan, pusat bisnis dan ekonomi, dan lainnya.

Baca juga: Banyak Negara yang Sudah Memindahkan Ibu Kotanya, Sekarang Giliran Indonesia

Harga properti dan tanah di kawasan yang menjadi ibu kota baru diprediksi akan mengalami kenaikan. “Harga naik pesat, ya apalagi permintaan pasar dan masyarakat pasti meningkat,” ujar ekonom Universitas Indonesia, Berly Martawardaya kepada Rumah123.

Staf pengajar Fakultas Ekonomi UI ini menyatakan kalau pembangunan kota baru akan memicu kenaikan harga tanah dan properti.

Baca juga: Menanti Jakarta Menjadi “New York”-nya Indonesia

“Awalnya tanah kebun, terus jadi perkantoran, perumahan, harga tanah pasti naik,” katanya. Berly menyatakan kenaikan harga tanah dan properti ini tergantung dari lokasi dan zona. Hanya saja saat ini, belum diketahui kawasan mana yang akan menjadi ibu kota baru dan berapa luasnya.

Meski begitu, ibu kota baru ini memunculkan peluang untuk berinvestasi properti. Buat kamu yang ingin berinvestasi, mulailah mencari properti yang akan dibangun di ibu kota baru. Dijamin deh kamu nggak akan rugi berinvestasi properti.

rumah123.com