Investasi Properti di Ibu Kota Baru Bakal Menjanjikan Lho

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Pernah membayangkan berapa jumlah hunian yang bakal dibangun di ibu kota baru? Pastinya banyak banget lho.

Dalam waktu tidak lama lagi, Jakarta mungkin tidak lagi menjadi pusat pemerintahan negara. Kota megapolitan ini hanya akan menjadi pusat bisnis dan keuangan.

Baca juga: Menanti Jakarta Menjadi “New York”-nya Indonesia

Pemerintah memang belum menentukan kawasan mana yang akan menjadi ibu kota. Namun, ibu kota baru memang menjadi pusat pemerintahan dengan adanya kantor presiden dan wakil presiden, serta kantor kementerian.

Sekarang mari berhitung sederhana saja. Seluruh kementerian Indonesia saat ini berjumlah 34, lantas ditambah kantor staf presiden dan wakil presiden jumlahnya menjadi 36.

Baca juga: Yuk, Investasi Properti di Kota “Pengganti” Jakarta

Laman berita Tirto pernah melansir kalau jumlah pegawai yang bekerja di kantor kementerian mencapai 950.000 orang. Bisa dibayangkan kalau juga dibutuhkan 950.000 hunian?

Pembangunan rumah pegawai ini tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah, pasti melibatkan pihak swasta. Kebutuhan hunian akan meningkat pesat di ibu kota baru dan sekitarnya.

Baca juga: 3 Kota yang Gak Ramah pada Penyewa Hunian

Hal ini pun diungkapkan oleh ekonom Universitas Indonesia, Berly Martawardaya kepada Rumah123. “Pasti meningkat drastis. Perumahan dan usaha akan meningkat pesat,” ujar Berly.

Tentunya para pegawai negeri sipil dan juga honorer akan pindah seiring perpindahan ibu kota baru. Mereka membutuhkan hunian bagi mereka dan juga keluarga.

Baca juga: Banyak Negara yang Sudah Memindahkan Ibu Kotanya, Sekarang Giliran Indonesia

Nah, buat kamu yang ingin berinvetasi properti, ini saatnya untuk menanamkan uang kamu dalam proyek properti. Bisa dibayangkan potensi pasar pembeli dan penyewa properti dalam jumlah banyak?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me