3 Kota yang Gak Ramah pada Penyewa Hunian

Big Banner
Mexico City, Meksiko (Rumah123/iStockphoto)

Belum menemukan hunian yang cocok atau kamu hanya tinggal sementara di suatu kota lantaran pekerjaan? Nggak ada salahnya untuk menyewa hunian ketimbang membeli.

Saat mencari hunian baik rumah atau apartemen memang perlu waktu, sedangkan kamu membutuhkan tempat tinggal. Pilihan terbaik adalah menyewa atau mengontrak.

Baca juga: Berkat Investasi Properti dan Menabung, Generasi Milenial Ini Bisa Jadi Miliarder

Atau kamu sedang menjalani tugas dipindahkan ke kota lain selama satu atau dua tahun. Tentunya kamu lebih baik menyewa ketimbang membeli rumah.

Namun, pilihan menyewa kadang kala tidak semudah yang dibayangkan karena harga sewa hunian bisa menghabiskan pendapatan.

Baca juga: Pasangan Milenial Ini Punya Penghasilan Rp120 Juta dari Jual Satu Foto Perjalanan!

Perusahaan konsultan kelas dunia PricewaterhouseCoopers atau PwC merilis survei mengenai kota-kota yang ramah bagi para penyewa. Hasil riset ini diungkapkan oleh Rentcafe.

Riset ini ingin mencari tahu berapa pendapatan yang diperoleh pekerja dan apakah gaji bisa memenuhi biaya sewa hunian.

Baca juga: Hanya 17,8 Persen Generasi Milenial Bisa Beli Hunian, Sisanya Masih Ngontrak!

Dalam survei ini juga terungkap kalau ada tiga kota yang benar-benar tidak ramah bagi penyewa yaitu Lagos (Nigeria), New York (Amerika Serikat), dan Mexico City (Meksiko).

Rata-rata pendapatan pekerja di Lagos mencapai US 7.500 dollar (Rp 98 juta). Namun, rata-rata harga sewa hunian salah satu kota terbesar Nigeria ini mencapai US 4.260 dollar (Rp 56 juta). Ini artinya seseorang harus menghabiskan 57 persen gajinya hanya untuk sewa hunian.

Baca juga: Ramadan Bikin Sepi Pasar Properti? Siapa Bilang?

Rata-rata penghasilan pekerja di New York khususnya kawasan Manhattan mencapai US 75.600 dollar (Rp 996 juta), sedangkan rata-rata harga sewa hunian apartemen di wilayah ini mencapai US 44.700 dollar (Rp 588 juta).

Bayangkan kalau seorang pekerja di kawasan Manhattan ini harus menyisihkan 59 pendapatannya hanya untuk menyewa apartemen. Angka ini sudah lebih dari separuhnya.

Baca juga: Harga Apartemen Semakin Tidak Terjangkau, Developer Hong Kong Bangun Unit Mini

Kota yang paling nggak ramah untuk penyewa hunian adalah Mexico City. Rata-rata pendapatan pekerja di kota ini mencapai US 14.500 dollar (Rp 191 juta), sementara rata-rata harga sewa hunian menembus angka US 8.640 dollar (Rp 113 juta).

Ini sama saja seorang pekerja harus merogoh kantung dalam-dalam untuk sewa hunian yang mencapai 60 persen dari gaji. Bayangkan kalau dia belum menyisihkan uang untuk makan, transportasi, dan kebutuhan dasar lainnya.

Baca juga: “Sarang Nyamuk” Seluas 12 Meter Persegi, Mau Tinggal di Sini?

Padahal menurut kalkulasi PricewaterhouseCoopers, persentase di atas 30 persen untuk sewa hunian sudah tergolong lampu merah lho, apalagi kalau sampai 60 persen ya.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me