7 Bangunan Ikon Arsitektur Amerika (Bagian 3)

Big Banner
Walt Disney Concert Hall, Amerika Serikat (Rumah123/Elledecor)

Berlangganan televisi kabel? Kamu pasti pernah tahu Disney Channel atau Disney Junior. Selain itu, kamu juga pasti sering melihat film-film yang dirilis oleh Disney.

Selain itu, mungkin kamu pernah mengunjungi Disneyland yang berada di California dan Florida (keduanya di Amerika Serikat), Paris (Prancis), Hong Kong, Tokyo (Jepang), dan Shanghai (Tiongkok).

Baca juga: Anak Tangga dengan Tinggi Berbeda? Keren lho!

Sosok di balik keberhasilan semua ini adalah Walt Disney, animator dan produser film yang wafat pada 1966 silam. Untuk mengenang sang kreator, sebuah bangunan didirikan atas namanya oleh sang istri.

Keempat, Walt Disney Concert Hall, Los Angeles. Arsitek: Frank Gehry. Proyek gedung konser ini dimulai dari ide Lillian Disney, janda mendiang Walt Disney yang memberikan donasi sebesar US 50 juta (Rp 658 miliar) pada 1987.

Baca juga: Bata Ekspos Sebagai Aksen Khas Rumah Tempo Dulu

Gehry menuntaskan rancangan pada 1991. Namun, pembangunan dimulai pada 1999 dan selesai pada 2003. Pembangunan gedung konser ini menelan biaya US 130 juta dollar (Rp 1,7 triliun), plus US 110 juta dollar (Rp 1,4 triliun) untuk membangun lahan parkir.

Gehry mendesain Walt Disney Concert Hall ini dengan bentuk bebas dari sebuah struktur. Arsitek berusia 88 tahun ini juga dikenal dalam memadukan material beragam.

Baca juga: Material Kayu Bakal Gantikan Beton dan Baja. Masa Sih?

Bagian eksterior bangunan menggunakan baja yang dibuat melengkung dengan harga yang terbilang rendah. Sementara bagian interior bangunan menggunakan kayu oak yang didesain sesuai standar akustik gedung konser.

Walt Disney Concert Hall ini menjadi wujud bangunan yang kontras dari Gehry baik dari sisi akustik maupun estetika.

Baca juga: Takut Banjir? Saatnya Kamu Punya Rumah Amfibi

Seagram Building, New York (Rumah123/Elledecor)

Kelima, Seagram Building, New York. Arsitek: Ludwig Mies van der Rohe. Sekilas, memang tidak ada yang terlalu istimewa dari bangunan ini.

Seagram hanya memiliki tinggi 157 meter dan mempunyai 38 lantai. Namun, bangunan ini memiliki pengaruh dalam desain bangunan.

Baca juga: Kayak Apa Sih Rumah Pelangi yang Bikin Happy?

Arsitek yang akrab disapa Mies ini mendesain Seagram tidak dalam bentuk bangunan dari material beton, tetapi juga memadukannya dengan material kaca dan perunggu.

Bangunan juga tidak langsung bersisian dengan jalan, namun memiliki plaza. Keberadaan ruang publik dari sebuah bangunan tinggi ini kemudian ditiru oleh gedung pencakar langit lainnya.

Baca juga: 7 Bangunan Ikon Arsitektur Amerika (Bagian 1)

Kalau kamu sempat melancong ke Los Angeles, jangan lupa untuk mengunjungi Walt Disney Concert Hall, siapa tahu ada pertunjukan yang menarik. Tapi jadi iri ya kalau di luar negeri banyak gedung konser yang keren. Kapan di Indonesia punya concert hall kekinian?

Dalam tulisan penutup, akan diulas bangunan museum dan perpustakan yang keren. Salah satunya didesain oleh Frank Llyod Wright.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me