Ciputat, Daerah Paling Cemerlang di Tangerang Selatan

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Juli 2017 menurunkan liputan tentang pertumbuhan kawasan Ciputat di Tangerang Selatan (Tangsel). Disebutkan bahwa pertumbuhan properti di kawasan ini paling bersinar.

Sebagai kawasan Tangerang Selatan yang paling dekat dengan Jakarta, Ciputat memiliki potensi yang besar untuk digarap oleh pengembang. Lahirnya undang-undang tentang pemekaran wilayah, secara tidak langsung turut berimplikasi secara ambivalen bagi kehidupan sosial – politik dan sosial – budaya di seluruh daerah di Indonesia, tak terkecuali Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Bagaimana tidak, sebagai buah pemikiran legislasi paska reformasi, undang-undang ini secara nyata telah mendorong dan menciptakan banyak kemajuan dan perubahan dalam berbagai bidang sektor pembangunan di kawasan seluas 3.626 Ha ini. Misalnya saja, pembangunan infrastruktur yang massif, meningkatnya kualitas pelayanan publik, mudahnya mengakses informasi yang dibutuhkan dan kemajuan di sektorsektor bidang kehidupan lainnya.

Secara geografi s, Kawasan Ciputat terletak di bagian tengah atau tepatnya di jantung dari Kota Tangerang Selatan. Kawasan ini sangat mudah diakses karena memiliki akses transportasi kendaraan umum 24 jam, dikelilingi oleh akses keluar masuk ruas tol JORR 1 dan JORR 2 atau jalur lingkar luar yang dapat terhubung ke pusat-pusat bisnis seperti Kawasan industri Cikarang dan pelabuhan Tj Priok.

Sebagai sebuah kawasan penyangga Jakarta, Ciputat sendiri sudah sejak lama dikenal sebagai pusat pendidikan nasional, sehingga orang sudah jauh lebih dulu mengenalnya dibanding beberapa kawasan lain di Tangerang dan Tangerang Selatan. Memang, bagi banyak orang menyebut Kawasan Ciputat dewasa ini memunculkan kesan macet, semrawut dan padat. Namun, imej tersebut ke depannya dipastikan berubah seiring pembangunan yang dilakukan pemerintah kota Tangsel.

Terlebih dengan adanya rencana pembangunan MRT (Mass Rapid Transportation) serta akses tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2). Sehingga banyak yang mengatakan jika Ciputat kini menjadi area sunrise properti baru di kawasan Jabodetabek. Secara posisi, kawasan Ciputat juga sangat diuntungkan karena berada diantara beberapa kawasan premium seperti Pondok Indah, Bintaro Jaya, Bumi Serpong Damai dan Cinere yang memiliki infrastruktur cukup baik dan lengkap.

Direktur Utama PT Gading Development Budiawan Lebar mengatakan, Ciputat merupakan daerah yang potensial untuk investasi properti. Menurutnya, pertumbuhan infrastruktur merupakan daya tarik utama, yang membuat kawasan ini semakin bergairah. Dirinya mengakui, banyak orang beranggapan Ciputat itu merupakan salah satu kawasan yang masih tertinggal. Namun, bagi pengembang, kawasan tersebut justru potensial.

Senada dengan Budiawan, CEO Gapuraprima Group Rudy Margono mengatakan, bahwa Ciputat bisa dikatakan sebagai kawasan yang lengkap dengan semua akses jalan dan pusat bisnis. Kawasan ini dekat dengan Koridor TB Simatupang, tol Bintaro, tol BSD, kawasan Pondok Indah, Terminal Lebak Bulus, Terminal Kp Rambutan, rencana pengembangan Bandara Pondok Cabe Pamulang, hingga Stasiun Kereta Api Sudimara dan Jurang Mangu serta kawasan Rempoa.

“Kesiapan infrastruktur makin mendorong kesempatan itu kepada pengembang, sebab Ciputat mudah dilalui dari akses tol atau stasiun kereta,” tandas Rudy.

Menurut survei yang ada, pergerakan harga lahan di kawasan Ciputat akan semakin agresif saat konektivitas jaringan dan moda transportasi berkonsep park and ride terbangun dan terhubung dengan stasiun utama mass rapid transit (MRT) Jakarta di Lebak Bulus. Pasalnya, Ciputat merupakan wilayah Tangsel yang paling dekat dengan Ibu Kota Jakarta.

Penelusuran Properti Indonesia, harga lahan yang ditawarkan di Ciputat bervariasi. Mulai dari Rp5 juta-Rp15 juta per meter persegi tergantung posisi lahan. Karena harga lahan yang makin tinggi, konsekuensinya, lebih banyak pengembang membangun apartemen daripada rumah tapak.

Maklum, dengan lahan yang tak terlalu luas, apartemen bisa menampung lebih banyak unit ketimbang rumah tapak.Sasarannya jelas, para pekerja komuter yang bekerja di Jakarta namun harus tinggal di luar Jakarta.

Di Ciputat, saat ini tercatat ribuan unit apartemen yang merangsek masuk di kawasan ini. Tak kurang dari titik 5 apartemen yang sudah dan tengah dibangun, antara lain, Greenlake View sebanyak 2800 unit (5 tower), City Light (1300 unit), Bailey’s City (1200 unit), The Spring Residence (2500 unit), serta yang terbaru Ciputat Resort Apartment (CRA) yang merangkum lebih dari 520 unit apartemen.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis).

mpi-update.com