Sunrise Bisnis Properti Bernama Kabupaten Tangerang (2)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Juli 2017 menurunkan ulasan tentang pertumbuhan Kabupaten Tangerang. Di sebutkan bahwa daerah ini adalah sunrise properti yang akan semakin berkembang.

Akses infrastruktur jalan tol.

Selain lokasi dan harga yang relatif murah, faktor kesiapan infrastruktur, khususnya pembangunan jalan tol memiliki pengaruh yang besar bagi pertumbuhan suatu kawasan, tak terkecuali Kabupa ten Tangerang.

Sampai saat ini, Pemkab Tangerang tengah membangun tiga jalan tol yang menopang pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, salah satunya, Tol Serpong-Balaraja. Jalan tol sepanjang 30 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Serpong, Pagedangan, Legok, Panongan, Cikupa, dan Balaraja dengan investasi mencapai Rp4 triliun ini yang di prakarsai oleh PR Bumi Serpong Damai Tbk.

Nantinya, tol tersebut akan terkoneksi de ngan jalan Tol Tangerang Merak di wilayah barat dan tol Simatupang di wilayah selatan. Pembangunan jalan tol ini sendiri diproyeksi akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang, sebab dapat membuat be berapa wilayah yang selama ini terisolir dan sulit untuk berkembang menjadi terbuka.

Cikupa penyumbang pemukiman terbesar

Cikupa adalah salah satu kota kecamatan di Kabupaten Tangerang yang berkontribusi besar dalam menyumbangkan lahan bagi kawasan industri di wilayah ini. Salah satu perusahaan yang melakukan ekspansi adalah PT Bumi Citra Permai Tbk. Perusahaan yang kini telah memiliki 400 ha lahan kawasan industri Millennium Industrial Estate di Cikupa, Banten.

Hingga 10 tahun ke depan mereka manargetkan untuk memiliki 1.800 ha. Tumbuh kembangnya kawasan industri mau tidak mau membuka peluang sektor hunian dengan meningkatnya pekerja. Ciputra Grup merupakan pengembang yang bermain di kawasan ini sejak lebih dari 20 tahun lalu. Di atas lahan lebih dari 2.760 hektar, perumahan berskala township yang dikenal dengan nama CitraRaya dibangun.

General Manager Ciputra Residence Yance Onggo mengatakan, kota mandiri yang dikembangkan pada tahun 1997 silam, sampai saat ini sudah dibangun kurang lebih 25.000 unit rumah dan komersial area dengan Jumlah populasi penduduk sudah lebih dari 65.000 jiwa.

“Dari total luas tanah Citra raya yang mencapai 2760 hektar, saat ini yang sudah dikembangkan sebanyak 800 hektarnya atau sepertiga dari total lahan,” ujarnya.

Tak bisa dipungkiri, hadirnya CitraRaya mengerek harga dan pertumbuhan hunian di kawasan Cikupa, juga menjadi magnet pengembang lain untuk membangun proyeknya di wilayah ini. Proyek perumahan lain di kawasan ini adalah Talaga Bestari yang dikembangkan PT Intiland Development Tbk.. Berdiri di atas lahan seluas 308 hektar, Talaga Bestari dirancang dengan konspe sebagai “Kota Belajar Keluarga”.

Hingga saat ini, harga rumah ki saran Rp300 juta sampai Rp500 juta, bahkan ada yang Rp1 Miliar. PT. Tombak Intan ikut menawarkan proyek perumahan bertajuk The Green Residence Serpong, tepatnya di Jalan Raya Legok Parung Panjang, Desa Caringin, Legok, Kabupaten

Tangerang. Saat ini, perumahan yang dibangun di atas lahan seluas 50.000m2 ini sudah memasuki penjualan tahap kedua. Proyek ini digarap menyusul tahap pertama yang tejual habis sebanyak 125 unit dalam hitungan lima bulan saja Perumahan The Green Residence Serpong merupakan cluster berkelas yang menawarkan konsep hunian ala Eropa.

Terbaru, pengembang Alam Sutera turut mengembangkan perumahan di kawasan ini, tepatnya di daerah Pasar Kemis atau Cikupa, Kabupaten Tangerang. Lokasi Suvarna Sutera cukup strategis, yakni terletak di kilometer 31 jalur tol Jakarta-Merak, atau sekitar 15 km dari Alam Sutera. Atau hanya berjarak sekitar 500 meter dari keluar dari pintu tol Cikupa atau Pasar Kemis.

Di atas lahan seluas 900 hektar, perumahan yang bertajuk Suvarna Sutera ini dibangun. Setelah grand launching sejak 2013 lalu, sampai saat ini Suvarna Sutera telah memiliki 19 cluster yang terbagi dalam 4 super cluster, yaitu Padi Golf Estate, Sari, Jati, dan Padma.

Prospek Kabupaten Tangerang Associate Director Knight Frank Indonesia Hasan Pamudji mengatakan, bahwa ke depan, Kabupaten Tangerang akan menjadi tujuan pembangunan hunian properti. “Daerah yang menjadi peluang adalah daerah dimana nantinya akan dibangun dan mempunyai akses infrastruktur yang memadai seperti jalan tol dan stasiun kereta rel listrik jalur commuter line ke Jakarta karena kembali kebanyakan masih akan bekerja di Jakarta,” katanya.

Sedangkan, untuk pertumbuhan apartemen di Kabupaten Tangerang belum terlihat. Sehingga, masih terfokus di sekitar Serpong, baik utara maupun selatan. Apalagi, di Serpong rencananya akan ada pembangunan jalan tol baru dan stasiun commuterline.

“Untuk kawasan Serpong (Alam Sutera, BSD, Summarecon, Paramount dll.) dan ka rawaci, harga apartemen memang tinggi dengan target pembeli kelas menengah atas. Namun untuk kelas menengah bawah atau terbilang apartemen murah, akan berada di daerah di luar area tersebut.

Kompetisi sangat ketat di segmen menengah bawah karena pembangunan hunian apartemen yang massive karena tingkat daya beli yang lebih terjangkau di segmen tersebut,” tutupnya. MPI RAG

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis).

mpi-update.com