BTN Konsisten Salurkan KPR Subsidi, Non-Subsidi, dan Mikro

Big Banner

Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta, Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN tetap konsisten mendukung Program Sejuta Rumah besutan pemerintah. Sejak digulirkan pada April 2015 hingga semester kedua tahun ini (2017), BTN telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk sekitar 1,44  juta unit dengan total nilai Rp156 triliun.

BTN menyalurkan KPR dari Sabang sampai Merauke, tentunya dengan mempertimbangkan potensi permintaan yang ada. Sejumlah pengembang rumah tapak sederhana digandeng oleh Bank BTN, yakni dengan memberikan Kredit Konstruksi.

Baca juga: BTN Bantu Kredit Konstruksi Senilai Rp1 Triliun bagi Proyek Properti Waskita Karya Realty

Sejak April 2015 hingga saat ini, BTN telah menyalurkan KPR di Kalimantan sebanyak 126.091 unit rumah senilai Rp10,62 triliun, sedangkan di Sumatera sudah mengucur untuk 260.768 unit rumah senilai Rp 21,65 triliun. Di Sulawesi, KPR yang terealisasi sebanyak 104.870 unit rumah dengan nilai Rp7,79 triliun.

Di Pulau Jawa, sebagai pulau terpadat penduduknya, tercatat merupakan tempat penyaluran KPR tertinggi yakni sebanyak 904.241 unit rumah dengan nilai Rp111,28 triliun. Sedangkan di Bali, NTT, NTB, dan Papua, KPR yang disalurkan BTN mencapai Rp4,5 triliun dengan jumlah unit rumah sebanyak 43.885 unit.

Baca juga: BTN Bantu Pembiayaan Rumah Pengemudi On-Line

Hingga Juni 2017, BTN telah menyalurkan separuh target (55,58%) pembiayaan perumahan dari sekitar 370.217 unit rumah. Terdiri atas penyaluran KPR untuk sekitar 106.218 unit rumah dan pemberian Kredit Kontruksi untuk pembangunan sekitar 263.999 unit rumah. Sementara untuk KPR Subdisi, BTN telah merealisasikan sekitar 82.225 unit rumah.

“Kami yakin dapat melaksanakan target penyaluran KPR Subsidi yang ditentukan oleh Kementerian PU-PR tahun ini,” kata Maryono seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (13/7).

Baca juga: Melalui KPR-BTN, Pengemudi GO-JEK Ini pun Kini Punya Rumah!

Sejak Program Sejuta Rumah berjalan pada April 2015, BTN terdepan dalam merealisasikannya dengan pencapaian  penyaluran KPR untuk 1,44 juta unit rumah. Khusus rumah subsidi, BTN telah menyalurkan KPR untuk 367.070 unit senilai Rp40,26 triliun, dan dalam bentuk Kredit Konstruksi untuk 561.046 unit dengan nilai Rp 22,18 triliun.

Sementara untuk rumah non-subsidi, BTN telah merealisasikan KPR untuk 127.993 unit rumah dengan nilai Rp35,16 triliun dan Kredit Konstruksi untuk 383.747 unit dengan nilai Rp58,34 triliun.

Baca juga: Pekerja Informal yang Berpendapatan Rp1,8-2,8 Juta pun Bisa Dapat Kredit BTN

Dengan dukungan pendanaan internal yang kokoh, Bank BTN menyediakan opsi skema pembiayaan murah bagi MBR selain dengan skema KPR Subsidi, yaitu KPR Mikro yang menggunakan pendanaan internal BTN.

Skema KPR Mikro tersebut memudahkan pekerja informal untuk memiliki atau merenovasi rumah dengan plafon kredit maksimal Rp75 juta. Kredit bagi pekerja informal dengan penghasilan berkisar Rp1,8 juta-Rp2,8 juta ini dikenai DP sebesar 1% dan skema angsuran yang bisa dibayar harian atau mingguan.

Secara keseluruhan, penyaluran kredit BTN hingga paruh pertama 2017 pun masih akan tumbuh sejalan dengan target yang kan dicapai yakni sekitar 19% secara tahunan (year-on-year/yoy). Per Juni 2017, BTN tercatat telah menyalurkan kredit sekitar Rp177 triliun atau naik dari Rp149,31 triliun dari bulan yang sama tahun lalu.

rumah123.com