Bikin Ruang Nyantai di Atap Yuk, Kayak Rooftop-nya Rumah Gedongan!

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/Crown Group

Punya ruang yang cukup luas di atap rumah? Kenapa ga buat ruang duduk-duduk dan taman saja? Asyiiik… kan?

Lebih-lebih saat ini harga lahan terus merangkak, sehingga rumah yang berharga terjangkau pun berlahan minim. Solusinya, taman atau tempat duduk-duduk kita pindahkan saja ke atap.

Di atap, udara akan lebih segar dan pandangan mata kita pun bisa lebih luas. Aktvitas membaca, mendengarkan musik, atau sekadar berbincang dengan kerabat bisa kita lakukan di atap.

Baca juga: Sudah Tahu Urban Farm? Rooftop Garden? Keren Juga Ternyata!

Akan tetapi, tentu saja ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan. Tidak boleh sembarangan atau sesuka hati saja. Bisa-bisa atap ambrol bila tak mempertimbangkan kekuatan bangunan atau fondasinya.

Arsitek Fathony Muchtar seperti dikutip dari CNN Indonesia mengatakan, desain rooftop harus disesuaikan dengan struktur bangunan secara keseluruhan. Sehingga, jika ada beban tertentu, tidak ambruk begitu saja.

Apalagi jika ingin menambahkan jacuzzi atau kolam renang di atap. Harus ada perhitungan yang matang karena beban yang ditopang tak hanya beban manusia, tapi juga air.

Baca juga: Menghadirkan Rumput di Taman Atap? Bagaimana Caranya, Sih?

Harus diperhatikan juga faktor terpaan angin, karena kalau di atas anginnya lebih besar. Hal ini harus dipertimbangkan sejak dini.

Komponen yang digunakan untuk furnitur pada rooftop harus memperhatikan aspek angin ini. Jka ingin mengurangi terpaan angin, bisa menambahkan kisi-kisi atau sekat, ataupun  dinding.

Menurut Fathony, kalau posisi angin terlau tinggi, jangan memilih tanaman yang berdahan tinggi atau lebar. Jangan lupakan pula potensi lingkungan sekitar. Bila hunian kamu dikitari pohon-pohon bahkan gunung atau hutan, bisa jadi nilai tambah panorama di atapmu.

Baca juga: Wah, Tanaman Apa Sih yang Bisa Ditanam di Taman Atap?

Perlu dipikirkan juga desain bangunan di atap yang bisa mengakses bintang-bintang dan bulan saat malam, atau meredam panas matahari saat siang. Bisa juga digunakan atap yang bisa dibuka-tutup sehingga saat  hujan masih bisa digunakan.

Kalau diputuskan desainnya tertutup, maka pencahayaannya harus dibuat menarik. Bila perlu, gunakan saja jasa desainer interior untuk menggarap atap rumahmu agar lebih menarik.

Untuk menghadirkan suasana rimbun dan segar, bisa menerapkan konsep gaya Barat, konsep rustik, ataupun konsep klasik. Apapun konsepnya, yang penting kamu dan keluarga bisa senang melewatkan waktu bersama di atap.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me