Mau Hunian Murah di Jakarta? Tempelin Terus Perumnas, Siapa Tahu Kebagian!

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) tahu kan? Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini memang kesohor membangun perumahan rakyat sejak dia berdiri pada 1974 silam. Perumnas selama ini sukses membangun hunian untuk wong cilik di 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia.

Nah, selama 2017 ini sederet proyek Perumnas tengah dipersiapkan, tentunya sambil menunggu anggaran dari pemerintah. Apa sajakah proyek tersebut? Simak ya, siapa tahu ada hunian yang “berjodoh” dengan kamu.

Baca juga: Rusun, Rusunawa, Rusunami, Bedanya Apa Sih?

“Rencananya kami akan membangun Rusun lagi bekerja sama dengan PT KAI di kawasan Pasar Minggu dan Kalibata,” ujar Direktur Utama Perumnas, Bambang Triwibowo, usai acara MoU dengan Bank Tabungan Negara di Kementerian BUMN, Kamis (29/12/16) lalu.

Rusun yang berlokasi di Kalibata dan Pasar Minggu tersebut rencananya akan dibangun sebanyak 6.000 unit. Perumnas telah menyediakan anggaran sebesar Rp3 triliun untuk proyek Rusun.

Selain di Kalibata dan Pasar Minggu. Perumnas juga akan membangun hunian rakyat di Cengkareng, Bandar Kemayoran, Sentra Timur Pulogebang, Center Point Bekasi, juga Malaka Green Klender yang akan diremajakan.

Baca juga: Minggu Terakhir Juli Ini, Perumnas Umumkan Cara Mendaftar Hunian di Stasiun

Tahun depan (2018), Perumnas menargetkan akan membangun Rusun dan perumahan sebanyak 30 ribu unit. “Tahun ini kami pencapaiannya 18 ribu, untuk tahun depan dua kali lipatnya mudah-mudahan bisa,” kata Bambang dia acara yang sama.

Merujuk data hasil survei internal Perumnas, kebutuhan akan hunian yang paling banyak adalah di Kota Jakarta, yakni mencapai 60%. Maka itu, Perumnas akan mengejar kebutuhan tersebut ditambah backlog hingga 11,5 juta.

“Mengacu pada hasil survei kami, maka kami berinisiatif bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jakarta membangun Rumah Susun. Kerja sama ini jadi prioritas Perumnas tahun ini,” tutur Direktur Utama Perumnas, Bambang Triwibowo, melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Terinspirasi Negara Luar, Perumnas Bangun Rusun Dekat Stasiun Kereta

Menyesuaikan dengan program pemerintah, maka terbentuklah Holding Perumahan. Diyakini hal ini mampu menambah jumlah produksi hunian, sehingga mempercepat proses ketersedian hunian bagi masyarakat.

Seperti diketahui, menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI), Perumnas akan membangun hunian di stasiun. Proyek hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) ini direncanakan akan groundbreaking pada Agustus 2017. Sedangkan pembukaan peminat direncanakan minggu terakhir Juli 2017.

Selain itu, Perumnas juga berencana meremajakan Rusun yang telah lama dibangunnya. Yang sudah mulai diremajakan adalah Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Bumi Cengkareng Indah, Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca juga: Perumnas Gandeng Bakrie Raih Penjualan Melampaui Target di IPEX 2017

Para penghuni Rusunawa di lokasi tersebut diminta pindah sementara bangunannya akan diremajakan. Rusunawa ini bakal dirobohkan dan diganti dengan Rusun baru. Para penghuninya bisa kembali menempati setelah pembangunan selesai sekitar 2 tahun.

“Memang benar ada program peremajaan Rusunawa Perumnas yang sudah lebih dari 30 tahun karena kondisinya sudah tidak layak lagi,” ujar Direktur Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir, seperti dikutip KompasProperti, Sabtu (15/7/2017).

Menurutnya, nantinya Rusunawa tersebut menjadi lebih baik dan lengkap fasilitasnya. Peremajaan ini dilakukan dengan menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me