Mobilitas Bekasi-Jakarta, Sudah Selancar Apa Sih?

Big Banner

Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Kalau kamu adalah warga Kota Bekasi dan sekitarnya yang beraktivitas sehari-hari di Kota Jakarta, tentunya butuh infrastruktur dan moda transportasi yang mudah dan lancar.

Saat ini memang masih terjadi kemacetan yang parah di jalan Tol Jakarta-Cikampek. Namun, tahu gak kamu bahwa pembangunan infrastruktur untuk melancarkan mobilitas warga Jabodetabek sedang gencar-gencarnya dilakukan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Baca juga: Awal April, Rute KRL Tujuan Bekasi-Jakarta Kota Berubah

Di Bekasi ada proyek tol layang Cikampek, kereta ringan (LRT), dan kereta rel listrik (KRL) commuter line yang sampai Cikarang. Angkutan massal berbasis bus milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Transjakarta juga kini melayani rute Bekasi hingga pusat Jakarta.

Ketua Dewan Transportasi Kota bekasi, Harun Al Rasyid, mengatakan, kemacetan di jalan Tol Jakarta-Cikampek yang kini bertambah parah bisa jadi momentum untuk membenahi moda transportasi massal. Menurutnya, yang penting adalah membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Baca juga: Nyata! Rumah Murah untuk MBR di Bekasi Sudah Berdiri

Jadi, ada berbagai pilihan moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan aksesibilitasnya tinggi. Sebut saja Pemerintah Kota Bekasi akan mengoperasikan 9 bus Transpatriot pada September 2017. Bus ini akan terintegrasi dengan stasiun dan halte Transjabodetabek, sehingga memudahkan warga berpindah angkutan.

“Angkutan kota nanati akan ada re-routing, sehingga dapat berperan menjadi angkutan pengumpan bagi Transpatriot atau angkutan lain,” kata Harun seperti dikutip Harian Kompas, Rabu (19/7).

Pengoperasian KRL dari Jakarta ke Cikarang dan sebaliknya sangat ditunggu warga Bekasi dan sekitarnya. Saat ini, KTR baru sampai di Stasiun Bekasi.

Baca juga: September 2017, Transpatriot Beroperasi, Orang Bekasi Bisa Lebih Ngirit Ongkos!

Bicara soal jalan raya yang lancar, Humas PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Handoyo, mengatakan, pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II elavated yang ditargetkan selesai 2019 bertujuan mengurangi kemacetan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek.

Berdasarkan catatan PT Jasa Marga, rata-rata kendaraan yang melintas di Tol Jakarta-Cikampek (arah Cikampek) berkisar 75 ribu-80 ribu unit per hari. Wah, padat sekali ya!

Saat ini, pengerjaan fisik jalan tengah dilakukan yakni pembongkaran median jalan di Kilometer (Km) 25 hingga Km 26+400. Selama 16-23 Juli 2017, PT Jasa Marga melaksanakan pemeliharaan jalan dengan rekonstruksi pengerasan di Km 28 hingga Km 24 dan Km 37 hingga Km 36 arah Jakarta.

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me