SMF Sudah Salurkan Rp32 Triliun Untuk Perumahan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) yang berdiri tahun 2005 sudah mengalirkan dana lebih Rp32,6 triliun dari pasar modal untuk pembiayaan perumahan. Sebanyak Rp13,5 triliun disalurkan untuk program KPR bersubsidi fasilitas likuidititas pembiayaan perumahan (FLPP). Dana dari SMF itu disalurkan kepada 472.435 debitur dan dana sekuritisasi disalurkan ke 199.674 debitur sehingga jumlahnya menjadi 672.109 debitur.

SMF-foto

“Angka cukup besar tapi ini belum terasa untuk KPR karena kebutuhan kita sangat besar. Dengan asumsi harga rumah rata-rata Rp200 juta untuk membiayai 1 juta rumah per tahun dibutuhkan dana sebesar Rp290 triliunan. Jadi yang kita salurkan belum ada apa-apanya dan menjadi tidak terasa,” ujar Ananta Wiyogo, Direktur Utama SMF kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (19/7).

Anggaran FLPP dari pemerintah rata-rata Rp10 triliun per tahun dan angka ini sangat jauh dari anggaran ideal perumahan. Ini menjadi tantangan dan peluang yang bisa diisi SMF khususnya untuk mengurangi porsi pemerintah terkait penyaluran anggaran subsidi perumahan. Melalui program FLPP porsi pemerintah untuk pembiayaan perumahan sebesar 90 persen, sisanya dari perbankan. Inilah yang mendorong pemerintah memangkas anggaran FLPP dan menggantinya dengan program subsidi selisih bunga (SSB). FLPP harus menyediakan anggaran besar untuk pembiayaan perumahan, sementara SSB hanya mengganti selisih bunga pasar dengan bunga subsidi.

“Kami sedang merancang agar bisa menyediakan dana lebih besar dari pasar modal dan penerbitan sekuritisasi sehingga porsi pemerintah nantinya bisa lebih kecil. Pada tahap awal porsi pemerintah sekitar 80 persen, 10 persen bank, sisanya dari kami. Ini di-bundling sehingga anggaran pemerintah tidak terlalu berat lagi untuk pembiayaan perumahan,” pungkasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me