Ibu Kota Baru Ga Perlu Jauh dari Jakarta

Big Banner
Jakarta (Rumah123/iStockphoto)

Belum lama ini muncul lagi wacana untuk memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke kota lain. Sebenarnya ide ini sudah ada sejak lama, bahkan sejak era Presiden Soekarno.

Soekarno ingin memindahkan ibu kota ke Palangka Raya yang juga ibu kota provinsi Kalimantan Tengah. Sementara Presiden Soeharto pernah ingin memindahkan ibu kota ke kawasan Jonggol, Jawa Barat.

Baca juga: Investor Kondotel di Bali Lebih Didominasi oleh Investor Lokal

Sejumlah negara memiliki dua ibu kota, ibu kota resmi dan juga ibu kota untuk urusan administratif. Negara tetangga Malaysia beribu kota di Kuala Lumpur, namun perdana menteri, raja, dan anggota parlemen berkantor di Putra Jaya yang berjarak puluhan kilometer dari KL.

Pemerintah sedang melakukan kajian mendalam mengenai pemindahan ibu kota. Rencananya, Jakarta akan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan bisnis.

Baca juga: Saat Pasokan Hunian Berlebih, Penyewa Bisa Nego Harga Lho

Jika melihat seperti ini tentunya, Indonesia diharapkan bisa seperti Amerika Serikat yang beribu kota di Washington DC dan memiliki pusat bisnis di New York.

Sama halnya dengan Australia. Negeri ini memiliki ibu kota Canberra, namun pusat ekonomi dan bisnis berada di Melbourne dan Sydney.

Baca juga: BTN Yakin Dapat Dana Tambahan Lewat Program Subsidi Selisih Bunga

Head of Advisory JLL Indonesia, Vivin Harsanto mengungkapkan hal penting terkait pemindahan ibu kita yaitu konektivitas dan infrastruktur.

“Kota pemerintahan dan kota bisnis memang berbeda. Kalau kita lihat Australia, ada Sydney dan Canberra. Di Amerika ada New York dan Washington, kalau kita  perhatikan ada soal konektivitas. Jadi kembali lagi ke infrastruktur, biasanya pebisnis itu perlu dekat dengan regulator, dengan pemerintah,” ujar Vivin kepada Rumah123.

Baca juga: Pasokan Apartemen Mewah Masih Tergantung pada Permintaan

“Kalau saya lihat negara lain, jaraknya juga nggak terlalu jauh. Jadi connectivity yang lebih dilihat. Masalah pemindahan ibukota ke Kalimantan, kalau saya melihatnya itu karena sentral Indonesia Timur dan Indonesia Barat. Kalau Jakarta kan masuknya Indonesia Barat. Tetapi perlu diperhatikan infrastruktur dan konektivitas,” lanjut Vivin.

Jaringan infrastruktur dan kemudahan konektivitas memang diperlukan. Washington DC hanya berjarak 364 km dari New York. Atau setara dengan Jakarta menuju Pekalongan, Jawa Tengah yang berjarak 352 km.

Baca juga: Skema Subsidi Selisih Bunga Komitmen BTN Dukung Program Sejuta Rumah

Jadi ibu kota pindah ke mana ya? By the way, kalau ibu kota pindah, kamu mau ikutan juga nggak?

rumah123.com