5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Saat Merenovasi Rumah

Big Banner
Foto: Rumah123/iStock

Berniat merenovasi hunianmu? Sebelumnya, kamu perlu menetapkan tujuan renovasi ini apakah untuk kamu jual ataukah untuk kamu huni. Kalau untuk kamu huni sendiri, maka buatlah renovasi kali ini untuk mewujudkan rumah idamanmu.

Penting untuk kamu ingat, renovasi hunian bisa jadi investasi jangka panjang. Maka itu, setiap yang kamu pilih atau kamu terapkan dalam merenovasi hunianmu akan ada konsekuensinya.

Baca juga: Mau Renovasi Rumah? Manfaatkan PRP dari BPJS Aja!

Jika kamu tak berniat menjual langsung rumahmu begitu selesai direnov, maka buatlah hunianmu sebagai yang menicirikan gaya hidupmu ketimbang mengirit biaya. Jadi, daripada kamu mengganti bak mandi atau lukisan yang berharga miring, lebih baik kamu membeli penggantinya yang benar-benar kamu suka, meskipun berharga mahal. Pasalnya, kamu akan senang melihat barang-barang tersebut untuk 20 atau 40 tahun ke depan.

Berikut ini 5 tips yang bisa kamu ingat ketika akan merenovasi rumah, baik untuk dapat untung yang banyak ataupun untuk kamu huni sendiri seperti dikutip dari realestate.com.au:

Baca juga: Mempertahankan Keberadaan Pohon Saat Renovasi Rumah? Bisa Aja Kok!

Miliki Strategi yang Jelas

Rencanakan terlebih dahulu dan tetapkan targetmu. Periksa lagi rencana langkah-langkahmu paling tidak setelah beberapa hari, apakah berjalan sesuai yang direncanakan.

Jangan Lupakan Lembaga Perizinan

Mendapatkan perizinan lebih awal akan memudahkan kamu untuk memulai pengerjaan renovasi.

Persyaratan antara lembaga satu dengan lembaga perizinan yang lainnya bisa berbeda, sehingga kamu bisa melengkapinya jauh-jauh hari, semisal gambar rencana perubahan bangunan.

Setelah kamu memasukan persyaratan tersebut, biasanya kamu harus menunggu persetujuan atau perizinan beberpa hari. Jadi, jangan buang-buang uangmu untuk merenovasi sesuatu yang belum tentu keluar perizinannya.

Baca juga: Siapa Bilang Renovasi Rumah Saat Musim Hujan Nggak Bisa?

Bersikap Realistis Terkait Bujet

Pengeluaran berlebih saat merenovasi rumah memang sering terjadi. Itu sebabnya bujet atau anggaran merupakan hal yang vital dalam sebuah rencana renovasi.

Buat daftar apa saja yang kamu butuhkan dna inginkan, termasuk segala sesuatunya mulai dari kenop pintu hingga  berapa kali kamu harus melakukan pembayaran. Sangat baik kalau kamu punya dana cadangan dalam anggaran renovasimu. Paling sedikit besarnya 10% dari seluruh bujet yang sudah kamu tetapkan.

Menghemat dengan Menggunakan Jasa Pelaksana

Kalau kamu ingin irit, memang bisa saja kamu sendiri yang menjadi manajer proyek renovasimu. Bisa juga kamu mengerjakan beberapa pekerjaan dengan energimu sendiri.

Manajer pelaksana proyek artinya mengorganisasi dan mengkoordinasi semua pengerjaan dan memastikan segalanya berjalan sesuai rencana. Akan tetapi, penting bagi kamu untuk menyadari tingkat skill-mu dan ketersediaan waktumu untuk  pengerjaan proyek renovasi. Kalau gak, alih-alih kamu menghemat yang ada malah, misalnya, jendela jadinya setengah jadi.

Baca juga: Cermat Menganggarkan Dana Renovasi Rumah

Bikin Perbandingan

Tetapkan keputusan atau pilihan terbaik terhadap sesuatu setelah kamu membandingkannya. Katakanlah, apakah kamu sekadar mengganti warna dinding ruang tamu atau benar-benar mengganti seluruhnya dengan yang baru?

Jangan lupa bahwa kamulah sang bosnya. Untuk memastikan kualitas para pekerja proyek renovasimu, kamu bisa minta rujukan dari klien sebelumnya atau kamu benar-benar mencermati portofolio sang kontraktor.

Kunci dari renovasi yang sukses dan yang gagal, terletak pada perencanaan yang baik. Jika kamu melaksanakannya dengan baik, maka sebuah rumah yang menakjubkan akan tercipta dengan keuntungan ganda. Pertama, rumah ini bisa menyenangkan kamu selama menghuninya. Kedua, bisa pula mendatangkan keuntungan yang bagus kalau suatu saat nanti kamu ingin menjualnya.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me