Intiland Raub Rp1,3 Triliun, Apa Yang Paling Laris?

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kawasan industri menjadi penopang pendapatan developer saat pasar properti sedang jeblok. Contohnya PT Intiland Development Tbk dapat membukukan pendapatan bagus karena ditopang penjualan lahan industri Ngoro Industrial Park Mojokerto.

1park-avenue-jakarta

“Sepanjang semester I 2017  kami berhasil membukukan penjualan Rp1,3 triliun dan kawasan industri menjadi kontributor terbesar. Pendapatan ini naik 18,5 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp1,1 triliun,” ujar Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Jumat (28/7).

Dari kawasan industri Ngoro Industrial Park Mojokerto dan pergudangan Aeropolis Technopark di Tangerang Intiland memperoleh pendapatan Rp551 miliar, sekitar 41 persen dari total pendapatan  semester I tahun 2017. Laba bersih Intiland  naik sebesar 24,6 persen dari Rp150,6 miliar menjadi Rp187,6 miliar. Porsi pendapatan berulang (recurring income) juga naik menjadi 19 persen senilai Rp252,3 miliar.

Penjualan proyek terpadu (mixed use) dan  high rise  sebesar Rp316 miliar atau 24 persen dari total pendapatan. Proyek Apartemen 1Park Avenue di Kebayoran, Jakarta Selatan, menjadi kontributor pendapatan terbesar dari segmen ini. Dari segmen recurring income sumbangan terbesar dari penyewaan perkantoran South Quarter di Jl TB Simatung, Jakarta Selatan, sebesar Rp220 miliar (16 persen). Yang lainnya dari pengelolaan lapangan golf, klub olah raga, penyewaan ruang perkantoran, ritel, dan pergudangan. Yudis

 

 

housing-estate.com