Puncak Masih Kekurangan Hotel Bintang

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Puncak masih menjadi pilihan favorit sebagian warga Jakarta untuk destinasi wisata dengan panorama alam pegunungannya. Hal ini dimanfaatkan developer untuk mengembangkan properti wisata di kawasan ini. Salah satunya PT Indra Megah Makmur (IMM) dengan menggandeng jaringan hotel Aston (Archipelago International) untuk menghadirkan Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort di Ciloto, Jawa Barat, yang akan diopersikan sebagai hotel bintang 4.

aston-ciloto-puncak

“Saat akhir pekan ada 15 -20 ribu kendaraan bahkan saat libur hari raya bisa mencapai 57 ribu kendaraan yang masuk ke kawasan ini. Ini peluang dan potensi luar biasa untuk pengembangan properti wisata,” ujar CEO IMM Nicholas Soemitro Hidayat  pada acara groundbreaking Aston Ciloto Puncak di Bogor, Kamis (27/7).

Jumlah wisatawan ke Puncak juga terus naik rata-rata 3,9 persen/tahun. Tahun 2014 pengunjungnya lebih dari 1,1 juta orang, tahun 2015 di atas 1,3 juta, dan tahun ini jumlahnya diperkirakan sebanyak 1,74 juta orang.  Nicholas menyebutkan, kendati menjadi tujuan wisata utama jumlah hotel berbintang di Puncak masih kurang. Hotel dengan brand bagus dan berjaringan sekitar 24 hotel mencakup 1.825 kamar.  Karena itu  Nicholas optimis dengan Aston Ciloto  yang dibangun sekitar 3 km setelah Puncak Pas dan nantinya dekat dengan rencana jalan Puncak 2.

Aston Ciloto dibangun di area seluas 1,2 ha berada di ketinggian 1.200 m (dpl) dengan suhu rata-rata 22-25 derajat dengan view Gunung Gede dan Pangrango.  Dari 186 unit yang dipasarkan hanya 100 unit berukuran 37,5 m2 seharga mulai Rp1,5 miliar. “Targetnya hotel ini akan beroperasi akhir 2019, investor akan mendapat garansi sewa (return on investment/ROI) 10 persen untuk 2 tahun pertama. Selanjutnya pembagian keuntungannya 65:35 untuk investor dan pengelola,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me