Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort Mulai Dibangun

Big Banner

PT Indra Megah Makmur menggelar acara peletakan batu pertama (ground breaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek kondominium hotel (kondotel) Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort di Ciloto, Bogor, Jawa Barat. Rencananya pembangunan Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort yang menelan investasi sebesar Rp180 miliar akan memakan waktu selama 2 tahun dan rencananya akan mulai soft-opening pada Desember 2019. ”Prosesi ground breaking ini sebagai wujud komitmen PT Indra Megah Makmur kepada konsumen,” ujar Nicholas Soemitro Hidayat, Chief Executive Officer (CEO) PT Indra Megah Makmur.

PT Indra Megah Makmur telah menandatangi kontrak kerjasama dengan Archipelago International sebagai hotel management dalam pengembangan proyek perdana propertinya: Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort. Archipelago International merupakan operator hotel kelas internasional yang besar di Asia Tenggara dan operator kondotel terbesar di Indonesia.

Saat ini Archipelago International mengelola 200 hotel, mulai dari budget hotel “favehotel”, hotel bintang 3 (NEO dan QUEST), bintang 4 (ASTON, Alana, Kamuela dan HARPER) hingga bintang 5 (Grand ASTON, Royal Alana dan Royal Kamuela). “Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort diharapkan akan menjadi ikon wisata baru daerah Puncak,” kata Nicholas.

Alasan memilih daerah Puncak atau Ciloto, Nicholas mengatakan bahwa sejak dulu hingga sekarang Puncak tetap menjadi tujuan wisata akhir pekan bagi warga Jabodetabek. Jarak yang relatif dekat, udara yang segar dan dingin, pemandangan alam yang masih alami serta banyaknya tempat-tempat yang menarik di daerah Puncak membuat daerah Puncak tidak saja menarik warga Jabodetabek tetapi juga wisatawan nusantara, bahkan mancanegara.

Sebagai gambaran, jumlah traffic kendaraan roda empat yang melewati Ciawi menuju Puncak pada saat akhir pekan dapat mencapai 15.000–20.000 kendaraan per hari. Sementara saat hari raya seperti libur lebaran yang lalu jumlah ini melonjak menjadi 57.000 kendaraan per hari. Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang masuk ke daerah Puncak setiap akhir pekan. “Kami melihat bahwa di balik macetnya Puncak ada peluang yang luar biasa besar,” ujar Nicholas.

Nicholas menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) pertumbuhan jumlah wisatawan ke kawasan Puncak meningkat sebesar rata-rata 3,9% per tahun yakni sebanyak 1.102.608 orang pada 2004 dan 1.335.443 orang pada 2015. Dengan pertumbuhan yang sama maka diperkirakan terdapat 1,74 juta wisatawan pada 2016.

“Sebaliknya, kami mencatat di Puncak hingga saat ini hanya terdapat sekitar 24 hotel dengan total 1.825 kamar, dan tentunya jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan wisatawan. Peluang inilah yang menjadi salah satu latar belakang kami untuk membangun sebuah hotel yang menawarkan layanan berkualitas,” kata Nicholas.

Hadir dalam acara ground breaking, Zitta Hanna selaku Business Development Manager Archipelago International. Zitta menyampaikan, Aston Ciloto Puncak Hotel and Resort akan menjadi properti pilihan yang menguntungkan sebab pasokan hotel berbintang di daerah Puncak masih rendah. Sementara dengan bertumbuhnya kelas menengah di Indonesia maka permintaan akan jasa yang semakin baik akan terus meningkat. “ASTON Sentul Lake Resort dan ASTON Bogor yang berada dalam pengelolaan kami memiliki tingkat hunian sekitar 80% pada tahun lalu (2016). Kami yakin Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort akan memiliki kinerja yang baik,” kata Zitta.

Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort dibangun di atas lahan seluas 1,24 ha, di ketinggian ±1.200 mdpl dan memiliki suhu rata-rata 22-26C dengan view Gunung Gede-Pangrango. Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort akan merangkum 186 kamar dan 9 unit villa. Dari 186 kamar developer melepas hanya 100 unit yang diperuntukan bagi investor dengan harga Rp1,5 – Rp1,7 miliar dan ukuran kamar 37.5 m2.

Fasilitas yang melengkapi kondotel ini antara lain lounge, restoran & kafe, infinity pool, tempat bermain anak; BBQ area, gym & spa, serta fasilitas MICE dengan 7 meeting rooms dan banquet hall berkapasitas 500 orang. Juga terdapat sebuah wedding chapel yang didesain oleh ABODAY yang menambah kelebihan Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort untuk menjadi “iconic building” di kawasan puncak.

Fritz Bonar Panggabean, Chief Marketing Officer PT Indra Megah Makmur mengatakan, kondotel merupakan investasi properti yang memberikan tidak saja keuntungan financial (wealth) bagi investor namun juga memberikan keuntungan bagi kesehatan (health). “Dengan menggunakan 30 voucher free stay yang bisa digunakan kapan saja untuk menginap maka pemilik kondotel akan bisa sering-sering ‘cuci paru-paru’ ke Ciloto yang udaranya masih sangat bersih. Hal ini ditambah lagi dengan sifat investasi kondotel yang “worry free”– investor bebas dari kerepotan urusan maintenance dan mencari penyewa,”kata Fritz.

Menurut Fritz, tingginya minat masyarakat terhadap Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort disebabkan oleh nama baik Aston selaku operator hotel, lokasi kondotel yang memiliki view perbukitan pinus, desain arsitektur yang simple tapi berkelas serta juga cara bayar yang ringan.

Ditambahkan Nicholas, Perusahaan menawarkan nilai 20% jaminan return of investment (ROI) pada dua tahun pertama, serta 65% berbagi keuntungan mulai tahun ketiga dan seterusnya. Menurut Nicholas, nilai ROI dan passive income dari kondotel sangat menarik karena investor akan terhindar dari biaya servis, listrik, dan air. “Aston Ciloto Puncak Hotel & Resort ‘A blend of beauty and value’. Investasi properti yang menawarkan perpaduan antara konsep dan desain menarik serta menawarkan keuntungan investasi yang baik,” ujar Nicholas. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me