Sektor Hunian Topang Pendapatan Lippo Cikarang

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Lippo Cikarang Tbk, pengembang kawasan industri  Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, membukukan pendapatan penjualan sebesar Rpp842 miliar hingga periode semester I 2017. Pendapatan ini diraih dengan porsi terbesar dari hunian dan apartemen sebesar Rp635 miliar atau 75 persen dari total pendapatan yang diraih.

“Dengan pencapaian ini kami berhasil meraih laba bersih senilai Rp262 miliar dan dari sektor pendapatan berulang (recurring income) juga mengalami kenaikan sebeesar 7 persen menjadi Rp137 miliar dibandingkan tahun lalu sebesar Rp128 miliar. Porsi recurring income kami menjadi 16 persen dari total pendapatan sepanjang semester ini,” ujar Toto Bartholomeus, Presiden Direktur Lippo Cikarang dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com, Jumat (28/7).

Toto menyebut ada banyak tantangan selama periode beberapa tahun terakhir khususnya pelemahan terhadap bisnis properti dan penurunan daya beli masyarakat. Karena itu Lippo masih akan berkonsentrasi pada pengembangan kawasan berskala besar dengan meluncurkan proyek skala kota baru Meikarta yang akan menjadi penopang perusahaan untuk jangka panjang.

Meikarta merupakan proyek dengan nilai Rp278 triliun dan ada Orange County yang akan menjadi CBD yang sudah diluncurkan sebelumnya. Dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, akan ada populasi penduduk mencapai 15 juta di kawasan ini dan ini akan menjadi pasar yang sangat besar untuk pengembangan kota baru.

“Di sini akan menjadi kota baru dengan basis industri yang sangat kuat terlebih bila digabungkan dengan kawasan industri lain seperti Jababeka, MM2100, dan lainnya keberadaan kami ini di tengahnya. Selama ini kami sudah mengembangkan 14 ribu hunian dan menciptakan populasi 50.720 orang dan hampir 500 ribu orang yang bekerja di 993 industri yang ada di Lippo Cikarang, ini masih akan terus bertumbuh sehingga potensi ekonominya juga sangat besar,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me