Pendapatan PWON Tumbuh 21 % di Sementer I 2017

Big Banner

BERITA PROPERTI-PT Pakuwon Jati (PWON) mencatatkan kinerja yang cukup positif sepanjang semester I 2017. Laba bersih Rp 2.951 miliar untuk semester I 2017, meningkat 20,9% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2.441 miliar.  Sedangkan laba komprehensif tercatat sebesar Rp 969 miliar, naik 0,8%  dari tahun 2016 yang sebesar Rp 961 miliar.

Di luar pos luar biasa berupa penalti atas penebusan utang obligasi sebesar Rp 154 miliar, laba komprehensif PWON tumbuh 16,8%  dibandingkan tahun 2016, papar Minarto Basuki, Direktur dan Corporate Secretary Perseroan.

Menurut Minarto Basuki, Director and Corporate Secretary PT Pakuwon Jati, Tbk, “Komposisi pendapatan tahun 2017 terdiri atas 47% recurring revenue dan 53% development revenue, hal ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue,”ujarnya

Minarto menuturkan, pendapatan berkelanjutan PWON pada enam bulan pertama 2017 tersebut berasal dari pengoperasian Hotel Sheraton Grand Gandaria City, Hotel Four Points, serta pusat perbelanjaan ritel Pakuwon Mall tahap 2 dan 3 yang baru beroperasi pada Februari 2017.

Disisi lain Minarto juga menjelaskan bawah pendapatan yang diperoleh PWON juga diperoleh dari pengembangan berbagai produk properti yang meningkat 28,2% dibandingkan dengan realisasinya di sepanjang Januari-Juni 2016 sebesar Rp 1,22 triliun. Peningkatan pos pendapatan ini karena adanya pengakuan pendapatan dari penjualan apartemen Kota Kasablanka Tahap 2.

“Sepanjang Januari-Juni 2017 ini, realisasi marketing sales (penjualan pemasaran-red) kami tercatat sebesar Rp 1,20 triliun. Sekitar 77% dari nilai marketing sales tersebu berasal dari penjualan apartemen, sebesar 22% dari penjualan landed residential dan 1% dari penjualan ruang perkantoran,” papar Minarto.

Disamping itu, demikian Minarto, total belanja barang modal (capital expenditure/capex-red) yang direalisasikan perseroan sepanjang semester pertama 2017 tercatat sebesar Rp 1,09 triliun. Capex tersebut digunakan untuk membiayai pengembangan berbagai proyek konstruksi perseroan yang sedang berlangsung dan pembebasan tanah.

Minarto mengemukakan, dengan berlanjutnya kegiatan bisnis perseroan hingga semester pertama 2017 ini, PWON meraih laba komprehensif bernilai Rp 1,12 triliun, atau tumbuh 16,8% dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp 961 miliar. Laba komprehensif tersebut berasal dari laba PWON sepanjang periode tersebut sebesar Rp 969 miliar ditambah dengan penalti penebusan utang obligasi Senior Notes 2019 yang diterima perseroan sebesar Rp154 miliar.

“dengan telah beroperasinya pusat perbelanjaan ritel Pakuwon Mall tahap 2 dan 3 sejak februari 2017 lalu, serta segera dibukanya tunjungan Plaza tahap 6 pada triwulan IV 2017 nanti, tentunya akan memberikan tambahan pendapatan recurring penuh di tahun 2018,” tutur Minarto.

Hingga akhir Juni 2017, total aset perseroan mencapai Rp 21,89 triliun, tumbuh 5,90% dari total aset tahun 2016 yaitu sebesar Rp 20,67 triliun. Total utang meningkat dari Rp 9,65 triliun tahun 2016 menjadi Rp 10,13 triliun pada Semester I 2017.

propertynbank.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me