Metland Tambah 100 Hektar Lahan Baru

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) tahun ini menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp540 miliar. Hingga Juli sudah terealisasi Rp258 miliar yang sebagian besar (Rp192 miliar) dipakai untuk menambah stok lahan seluas 100 ha. Dengan demikian stok lahan perseroan menjadi 750 ha yang tersebar di berbagai kota di Jawa dan Bali. Bujet capex ini belum mencakup lahan untuk proyek baru seperti villa dan hotel di Ubud (Bali) karena MTLA baru mendapatkannya Februari lalu.

metland-foto

“Kami akuisisi mendadak karena potensinya menarik. Lokasinya bagus, di bawahnya langsung tebing, ada sungai dan air terjun,” kata Olivia Surodjo, Direktur Keuangan MTLA, dalam ekspos public di Jakarta, Selasa (8/8). Karena porsi belanja lahan melebihi bujet, Metland berencana menarik pinjaman bank Rp300 miliar untuk mengembangkan tujuh proyeknya tahun ini.

Yaitu, apartemen Kaliana (22 lantai/459 unit) di Cileungsi (Bogor-Jawa Barat) yang konstruksinya sudah dimulai sejak Januari lalu, kondotel (2.116 m2/200 unit) di seberang Plaza Central Lampung (Bandar Lampung) yang akan dirilis kwartal terakhir tahun ini, dan One Parc Puri (OPP/7,6 ha) di Metland Cyber City (65 ha) di Jakarta Barat yang merupakan proyek patungan Metland-Ascendas Group (Singapura). Tahap pertama (1,4 ha) OPP mengembangkan dua menara Orchidea dan Olea berisi apartemen, work office home office (WOHO), loft dan perkantoran yang dilansir kwartal ketiga ini.

Berikutnya juga akan dipasarkan tahap pertama (3 ha) Metropolitan Mall di Metland Cibitung (Bekasi, Jawa Barat), apartemen 505 unit di Metland Tambun (Bekasi), 480 unit rumah tapak di Metland Puri (Cipondoh, Tangerang-Banten) di atas lahan seluas 12 ha, serta 60 unit villa dan 100 kamar hotel di atas tanah 1,6 ha di Ubud itu pada kwartal akhir 2017.

Pendapatan MTLA sendiri sepanjang semester pertama 2017 turun 8,4% menjadi Rp487,5 miliar. Begitu pula laba bersih, merosot 14% menjadi Rp111,9 miliar. Sementara penjualan (marketing sales) agak lumayan, mencapai Rp729 miliar atau sekitar 48% dari target target tahun ini yang dipatok Rp1,5 triliun. Penjualan itu disumbang penjualan residensial Rp365 miliar dan pendapatan dari properti sewa (recurring income) Rp364 miliar.

housing-estate.com