Aksi Unjuk Gigi dan Unjuk Gengsi BUMN Properti (2)

Big Banner

Pimpinan Wilayah XII PT Pegadaian Agus Priyabodo menuturkan, salah satu tujuan PT Pegadaian melakukan diversifikasi usaha di bidang properti merupakan bentuk aplikasi kebijakan perusahaan dalam mengoptimalkan aset properti perseroan yang idle.

”Upaya perseroan dalam memperkuat posisinya dengan menambah diversifikasi bisnis, yakni me rambah bisnis properti. Apalagi banyak aset yang idle, akan lebih dioptimalkan agar menjadi bisnis yang menguntungkan,” ujar Agus.

PT Pegadaian Kantor Wilayah XII memilih melebarkan sayapnya ke bisnis properti dengan rencana membangun hotel baru bintang tiga. Selain pembangunan hotel, sebelumnya Pegadaian telah memiliki vila di Batu, serta membangun beberapa area komersial di Madiun, Banyuwangi dan Sidoarjo.

Senada dengan Agus, Direktur PT Timah Karya Persada Properti (TKPP), Eko Budisantoso mengatakan, salah satu tujuan PT TIMAH (Persero) Tbk mendiversifikasikan usahanya ke properti adalah untuk me lihat peluang bisnis dalam memanfaatkan aset non operasional berupa lahan yang belum digarap secara optimal oleh Perseroan. “Oleh karena itu, kehadiran PT TKPP ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan Perseroan secara konsoli dasian bersama Anak Perusahaan lain nya,” ujar Eko.

Timah Karya Persada Properti sendiri saat ini telah mengembangkan dua proyek perumahan, yaitu Familia Urban @Bekasi, di Jalan Mandor Demong, Kel. Mustika Sari,Kec. Mustika Jaya, Kota Bekasi serta Payon Ponca @Cirendeu, di Jalan Muri Salim II, Kel. Pisangan Timur, Kec. Ciputat, Tangerang Selatan. Di Familia Urban, untuk tahap pertama telah dipasarkan kawasan Zona Ayodhya seluas 15 Ha yang terdiri dari tiga klaster dan merangkum 677 unit, dengan harga mulai Rp390 Jutaan sampai tertinggi Rp850 Jutaan.

Sementara, Payon Ponca @Cirendeu kawasan townshouse yang merangkum 12 unit rumah dengan harga mulai dari Rp1,3 miliar. Untuk pengembangan kedua proyek tersebut, tak kurang sekitar Rp136,92 miliar investasi yang digelontorkan TKPP. Eko sendiri tak menampik, jika saat ini semakin banyak BUMN dan perusahaan swasta baru yang ikut menggarap bisnis properti. Hal ini, menurutnya, merupakan indikator membaiknya sektor properti dan pertanda baik karena konsumen semakin memiliki banyak pilihan un tuk menentukan properti yang akan di beli, sesuai dengan kebutuhan dan ke mampuan daya beli nya.

“Ini adalah tantangan untuk PT Timah Karya Persada Properti sebagai anak perusahaan PT Timah (Persero) Tbk, yaitu bagaimana upaya kami untuk dapat menciptakan corporate dan branding image yang positif dan meningkatkan awareness pasar, dengan menciptakan produk yang berkualitas dan berwawasan lingkungan serta fokus kepada peningkatan mutu, kualitas dan pelayanan serta menjaga delivery time kepada konsumen agar tepat waktu,” jelas Eko.

Selengkapnya dapat dibaca di MPI edisi terbaru. (Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis).

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me