Tol Apa Aja Sih yang Mulai Oktober 2017 Bayarnya Non-Tunai?

Big Banner
Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStock)

 

Sudah tahu belum? Mulai Oktober 2017, pemerintah akan memberlakukan sistem transaksi non-tunai di seluruh gerbang tol. Tujuannya apa lagi kalau bukan demi mengurangi kemacetan sebagai imbas dari transaksi di pintu tol.

Sampai saat ini, baru 21 gerbang tol (GT) dari 8 ruas jalan tol yang telah memberlakukan sistem pembayaran non-tunai. Seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (9/8), ke-8 ruas tol tersebut yakni:

  1. Ruas Tol Cawang-Tangerang-Cengkareng meliputi GT Cengakreng, GT Cililitan, GT Meruya, GT Halim, GT Kapuk, dan GT Tangerang 1 dan 2.
  2. Ruas Tol Jakarta-Cikampek: GT Bekasi Barat 1.
  3. Ruas Tol Pondok Rani arah Serpong.
  4. Ruas Tol Pondok Aren-Ulujami (GT Jakarta).
  5. Ras Jagorawi di GT Cibubur 1 dan 2.
  6. Bogor Ring Road di GT Sentul Barat.
  7. Ruas Tangerang-Merak meliputi GT Cikupa 1, GT Balaraja Timur, GT Ciujung, GT Serang Barat, GT Cilegon Timur, GT Cilegon Barat, dan GT Merak.
  8. Ruas Tol Makassar Seksi IV pada GT Cmbaya dan GT Kaluku Bodoa; JORR W2 U di GT Meruya Utama 1.

Baca juga: 6 Ruas Tol Bakal Beroperasi Bulan Ini, Mobilitasmu Bakal Lancar Nih!

Pada Oktober 2017, menyusul 18 GT lain yang juga menerapkan sistem transaksi non-tunai. Ke-18 GT tersebut berasal dari 4 ruas tol yaitu:

  1. Ruas Tol JORR S meliputi GT Dukuh 1, GT Pasar Rebo, GT Lenteng Agung 2, GT Fatmawati 2 dan GT Pondok Pinang.
  2. Ruas Tol JORR W2 U yang meliputi GT Meruya Utama 3, GT Meruya Utara 3, GT Meruya Selatan 1, GT Meuya Selatan 2, GT Joglo 1, GT Joglo 2, GT Ciledug 1, dan GT Ciledug 2.
  3. Ruas Tol Tangerang-Merak: seluruh GT akan memberlakukan sistem transaksi non-tunai.
  4. Ruas Tol Semarang-Solo Seksi I dan II yang meliputi kantor GT Banyumanik, kantor GT Bawen, GT Ungaran, dan GT Salatiga.

Jangan lupa, catat ya! Supaya kamu lancar melewati GT-GT dari hunianmu ke tempat kerja atau tempat berativitas, dan sebaliknya.

Bagi kamu yang masih pake uang tunai untuk membayar di gerbang tol, segera persiapkan uang elektronik. Ke depannya yang diberlakukan pemerintah untuk transaksi tol adalah pembayaran non-tunai.

“Nanti akan kami mulai lagi 17 Agustus, ada diskon selama dua minggu,” kata Basuki Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (8/8).

Baca juga: 6 Ruas Tol Ini Bisa Dilalui pada 2017-2018, Tol Mana Sajakah?

Menurut Basuki, setelah pemberlakuan diskon berakhir pada awal September 2017, langkah selanjutnya yaitu memperbanyak gerbang tol otomatis (GTO). Saat ini, jumlah GTO baru sekitar 30 persen dari seluruh GT yang ada.

“Sedangkan 60 persen itu yang hibrid, artinya bisa cash atau tidak. Nah, nanti setelah (masa) kampanye, mungkin akan di balik (persentasenya),” ujarnya.

Untuk memastikan informasi terserap dengan baik, Basuki memastikan sosialisasi akan lebih diintensifkan. Terutama bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan Golongan I.

Sedangkan untuk pengendaran kendaraan Golongan II, III, dan IV, tidak akan serta-merta langsung diberlakukan transaksi non-tunai. “Akan ada pemberitahuan berikutnya,” ucap Basuki.

 

rumah123.com