Kenapa CitraMaja Raya Tetap Laku?

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – CitraMaja Raya (2.000 ha) adalah perumahan terluas di kawasan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, saat ini. Developernya Ciputra Group mengembangkannya dalam beberapa tahap. Tahap pertama yang dirilis akhir 2014 mencakup 430 ha, tahap kedua yang dilepas setahun kemudian sekitar 300 ha. Pengembangan tahap pertama berhasil menjual sekitar 7.000 rumah dan ruko, di pengembangan tahap kedua  sekitar 3.000 rumah ditambah ruko.

Rumah murah di Maja

Rumah murah di Maja

Sebagian besar dari 10 ribuan rumah itu adalah rumah tipe kecil seharga Rp100 – 200 jutaan/unit untuk kalangan menengah bawah. Kendati lazimnya rumah mungil itu bisa dibangun dalam 3-4 bulan saja, developer menjanjikan serah terimanya sejak dipasarkan selama tiga tahun. Jadi saat ini rumah-rumah itu sedang dibangun dengan target serah terima mulai akhir tahun ini. Bersamaan dengan pembangunan itu dipersiapkan juga pembangunan fasilitas seperti pusat niaga, klinik, terminal terpadu bus menuju stasiun kereta komuter Maja, dan lain-lain.

“Ke depannya CitraMaja Raya akan dilengkapi aneka fasilitas berskala kota lainnya seperti sport club, Eco Plaza, water park dan theme park, sekolah, pasar modern, sarana terbuka hijau, dan lain-lain,” kata Ellys Tan, Marketing Communication Manager PT Ciputra Residence, pengembang CitraMaja Raya, kepada wartawan dalam press tour ke CitraMaja Raya beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan, CitraMaja Raya bisa demikian laku meskipun kondisi pasar lesu, karena proyek merupakan bagian dari 10 pengembangan perumahan umum berskala kota yang digagas pemerintah  dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015–2019.

Faktor lain, nama besar Ciputra Group sebagai pengembangnya yang sudah sangat dikenal reputasinya dalam pengembangan kawasan permukiman terpadu sampai ke luar negeri. Faktor berikutnya konsep pengembangan berbasis transit oriented development (TOD) yang mengintegrasikan perumahan dengan stasiun kereta komuter Maja. Dengan kereta itu, penghuni CitraMaja Raya bisa mencapai kawasan hunian favorit Serpong (Tangerang Selatan) dalam 45 menit dan pusat bisnis Jakarta dalam 1,5 jam.

Minat konsumen makin tinggi karena kawasan Maja mendapat prioritas dukungan pengembangan infrastruktur mulai dari jalan tembus, jalan tol (sudah dimulai pembangunan tol Serpong–Balaraja yang melalui Tigaraksa, ibu kota Kabupaten Tangerang), perbaikan jalan dari Tigaraksa hingga Maja dengan dicor beton, jalur kereta (sudah double track hingga Rangkasbitung) dan peremajaan stasiun, sampai suplai air dan listrik.

“Sudah begitu harga rumahnya juga sangat terjangkau dan dipasarkan pada saat dan dengan jumlah yang tepat di proyek berskala kota,” ujar Ellys.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me