Ga Masalah Kok Ngutang Asal Produktif Buat Investasi Properti

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Kalau bisa jangan sampai berutang, apalagi berutang dengan bank. Kata-kata ini mungkin kamu sering dengar kan.

Padahal kalau kamu tahu dan pahami bahwa para pengusaha atau konglomerat bisa mengembangkan usahanya karena ada dukungan dari pihak perbankan atau lembaga keuangan non perbankan.

Baca juga: Siapa Sih Pelawak yang Pintar Investasi Properti?

Tidak banyak wirausaha yang bisa mengembangkan usaha dengan modal sendiri. Banyak yang memanfaatkan utang.

Soal utang, kamu harus memang cerdas. Kamu bisa berutang untuk berinvestasi. Masih nggak percaya ya?

Baca juga: Kenaikan Harga Rumah Sudah Dua Digit! Kamu Sudah Investasi Rumah, Belum?

Laman properti realestate melansir adanya tiga tipe utang. Berutang itu sebenarnya nggak jelek kok dan bukan sesuatu yang menakutkan. Sayangnya, kebanyakan orang memang diajarkan kalau semua itu utang itu jelek.

Supaya tidak salah paham, kamu harus memahami tige tipe utang untuk menepis ketakutan dan kekhawatiran soal utang.

Baca juga: Beli Murah, Jual Mahal, Ini Enaknya Investasi Properti

Pertama, utang yang menakutkan. Nah, kalau ini sepertinya dialami oleh orang yang tidak bisa mengatur keuangan.

Kamu berutang lantaran membeli sesuatu yang nilainya terus menurun. Contoh dari utang ini adalah kredit tanpa agunan dan kartu kredit.

Baca juga: Kalau Punya Gaji Rp3,1 Triliun Bebas Pajak? Kamu Mau Investasi Apa?

Memang keren sih kalau punya mobil keren, motor yang baru, atau pakaian yang mahal. Tetapi ada baiknya kamu menabung dan membeli sesuatu secara tunai ketimbang kamu malah berutang. Kamu harus menghapuskan segala bentuk utang seperti ini.

Kedua, utang yang masih bisa ditoleransi. Utang yang masuk dalam golongan ini adalah kredit pemilikan rumah atau kredit pemilikan apartemen.

Baca juga: Kenaikan Harga Hunian Mewah Tembus 35 Persen, Buruan Investasi Properti!

Kamu membeli hunian untuk keluarga. Pembelian rumah atau apartemen tentunya menguras pendapatan kamu. Selain itu, pembelian ini juga tidak menghasilkan uang.

Semua ini masih masuk akal. Harga properti yang kamu beli akan naik. Biasanya harga bangunan akan turun, tetapi nilai tanah akan terus naik.

Baca juga: Menlu AS Juga Jadi Investor Properti Lho! Kamu Ga Pengen Ikutan?

Ketiga, utang produktif. Kalau kamu berutang untuk mendanai investasi jangka panjang yang bisa menghasilkan uang banyak maka hal ini tergolong produktif.

Idealnya, kamu memang nggak perlu punya utang, tidak bayar bunga, dan memiliki uang segunung untuk investasi. Tetapi tidak semua orang bisa memilikinya kan?

Baca juga: Model Cantik Daisy Fuentes Investor Properti Lho, Kamu Kapan?

Kamu bisa meminjam uang ke bank untuk membeli rumah, apartemen, ruko, rumah kos, atau tanah. Sewa dari properti ini bisa digunakan untuk membayar cicilan dan bunga.

Nah, siapa bilang kalau utang itu menakutkan? Kalau kamu bisa mengelola utang dengan baik, kamu malah bisa mendapatkan manfaatnya lho.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me