Akses yang Mudah Jadi Faktor Utama Kaum Milenial Pilih Rumah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kaum milenial menyebut harga rumah di lokasi yang mereka sukai sudah terlalu tinggi, sementara yang lebih terjangkau harganya sudah sangat jauh dari tempat kerja mereka. Karena itu kemudahan akses dan ketersediaan moda transportasi umum menjadi pertimbangan utama mereka memilih rumah bila lokasinya harus jauh dari tempat kerja.

Pasangan Muda mencari rumah di pameran properti

Pasangan Muda mencari rumah di pameran properti | Sumber foto : inapex

“Kantor saya di Pangkalan Jati, Kalimalang, Jakarta Timur. Karena itu kedekatan dengan jalan tol menjadi alasan utama saya memilih rumah supaya ke kantor tetap gampang. Sekarang saya masih tinggal sama orang tua di Pondok Gede (Bekasi). Saya lagi pilih-pilih lokasi rumah antara di Bekasi atau Tangerang yang ada akses tol atau jalur keretanya,” kata Sisca (25 tahun), karyawati sebuah perusahaan event organizer (EO) dan public relation (PR) di Jakarta, saat berbincang dengan housing-estate.com di ajang Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 yang diselenggarakan Bank BTN di Senayan, Jakarta, Selasa (15/8).

Secara finansial menyangkut kemampuan mencicil, ia menyebut gajinya sangat cukup untuk mencicil rumah seharga Rp400 jutaan yang pilihannya cukup banyak dipamerkan di IPEX 2017. Hanya saja, ia mengeluhkan lokasinya yang rata-rata sudah sangat jauh di pinggiran Jakarta. Padahal, pola kerjanya menuntut mobilitas yang cepat dan tinggi. Karena itu kemudahan akses ke lokasi kerja menjadi pertimbangan utamanya memilih rumah.

Ia menyebut jalan tol saat ini sudah cukup baik karena makin terkoneksi satu sama lain antara jalan tol antar-kota, luar Jakarta dan tol dalam kota Jakarta. Ia sendiri masih tetap memilih rumah tapak sebagai hunian. Ia belum tertarik tinggal di apartemen di dalam kota Jakarta, karena gaya hidupnya berbeda selain masalah (sosial) yang lebih mudah muncul bila tinggal di apartemen.

Terjangkau dan beragam
Liawati (43), seorang guru yang tinggal di perumahan CitraRaya, Cikupa, Kabupaten Tangerang (Banten) dan bekerja di Jakarta Barat, menyebut saat ini cukup banyak pilihan rumah yang terjangkau di pinggiran Jakarta atau Bodetabek. Bagi keluarga yang sudah mapan, itu perkembangan yang baik untuk mulai memikirkan punya properti kedua sebagai investasi atau untuk anak-anak yang mulai beranjak dewasa.

“Anak saya yang pertama sudah mulai kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB). Saya lagi cari-cari rumah yang terjangkau kemampuan mencicil saya dan suami untuk tempat tinggalnya. Sementara ini dia ngekos dulu. Selain itu beli rumah kedua juga untuk tabungan pendidikan anak yang lain. Sekarang kami orang tuanya masih bekerja. Rumah kedua itu untuk persiapan sebagai investasi atau tabungan,” terangnya.

Ibu tiga anak itu menyebut, sekarang pilihan rumah seharga di bawah Rp300 juta cukup banyak dibanding beberapa tahun lalu. Cicilan rumah pertamanya sudah lunas. Karena itu ia bisa mulai berpikir mencicil rumah kedua. Terlebih ada banyak program diskon dan promo lain ditawarkan perumahan yang mengikuti IPEX 2017.

housing-estate.com