Adhi Persada Properti, di Panggung Persaingan Bisnis Properti (4)

Big Banner

PT Adhi Persada Properti (APP), salah satu anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.yang merupakan perusahaan BUMN Jasa Konstruksi di Indonesia, terus bergerak agresif menjalankan ke giatan usaha pada pengembangan realti dan properti.

Laporan Utama majalah Properti Indonesia (MPI), edisi Agustus 2017 diulas secara lengkap kirah para pelaku bsnis properti dari kalangan BUMN sub sektor properti. PT APP adalah salah satu di antaranya.

APP yang kini usianya menjelang 15 tahun bergerak pada sektor hunian, gedung komersial dan pengelolaan properti serta telah menghasilkan sejumlah gedung perkantoran, komersial, dan hunian.

Sejak tahun 2012, APP fokus pada pengembangan properti high rise. Saat ini setidaknya ada 12 proyek properti yang tengah dikerjakan, antara lain Grand Dhika City Bekasi-Tower Cempaka, Taman Melati Jatinangor, Taman Melati Surabaya @ MERR, Taman Melati Yogyakarta @Sinduadi, Grand Dhika City Lifestyle-Tower Emerald, Taman Dhika Ciracas, Grand Taman Melati Margonda II, Taman Dhika Sidoarjo Kota, Grand Dhika Commercial Estate Semarang, Taman Dhika BatuTulis, Mall Cimone City dan Mall Mandau City Riau.

Rencananya APP akan menambah tujuh proyek baru tahun ini, antara lain SOHO Yogyakarta @Sinduadi, Mardhika Park Tambun, Grand Dhika City Lifestyle Tower Arlington, Grand Dhika Mansion @Sinabung, Taman Melati Yogyakarta @ Sardjito, Grand Dhika City Cikunirdan Taman Melati Malang @Dinoyo.

Beberapa proyeka apartemen yang dibangun APP sengaja lokasinya sangat dekat dengan kampus karena melihat tren yang terjadi saat ini. Sebagian besar mahasiswa atau orang tua mahasiswa memilih untuk investasi tempat tinggal dibanding memberi uang untuk biaya kontrak rumah atau pun kos-kosan sebagai tempat tinggal selama kuliah.

Direktur Teknis & Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri mengatakan saat ini segmen mahasiswa merupakan ceruk yang masih ramai dan diminati masyarakat maupun investor.

Sebab, masyarakat berlomba menyekolahkan anaknya di universitas negeri terbaik. Karena itu, mahasiswa pun membutuhkan tempat tinggal selama menempuh studi. Sasaran pembelinya orang tua, yang menggunakan anaknya.

Saat ini setidaknya ada delapan apartemen Taman Melati yang menyasar segmen mahasiswa, tersebar di Depok, Jatinangor, Malang, dan Yogyakarta. Apartemen Grand Taman Melati Margonda II ber ada di atas lahan seluas 3.705 m2. Proyek ini mencakup satu menara dengan nilai investasi Rp372 miliar. Apartemen tersebut dipasarkan sebanyak 839 unit dengan harga perdana mulai dari Rp400 juta.

Sedangkan proyek apartemen Taman Melati Malang di Jawa Timur hanya terdiri dari satu menara yang mencakup 728 unit. Ada dua tipe yang ditawarkan yakni tipe studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur dengan nilai investasi sebesar Rp235 miliar.

Tahun 2017 APP menargetkan mar keting sales atau pra penjualan Rp2,5 triliun. Jumlah ini meningkat 66,6% dibanding dengan tahun lalu yang hanya mencapai Rp1,5 triliun. Sedangkan untuk perolehan pendapatan tahun ini APP mematok hingga Rp1,7 triliun atau meningkat dari tahun lalu Rp1,3 triliun. Agus Sitaba, Direktur Utama PT Adhi Persada Properti mengatakan pihaknya berharap bisa menjual 6.006 unit produk properti untuk mencapai target marketing sales tersebut.

Komposisinya didominasi atau 60% oleh apartemen mahasiswa, sisanya dari penjualan apartemen komersial, ruang perkantoran, dan pergudangan. Untuk bisa menjual 6.006 unit, APP mempersiapkan berbagai strategi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan perkembangan internet. PT Adhi Persada Properti telah meluncurkan aplikasi mobile bernama APP Smart Properti Tools. Apli kasi ini dapat diakses ponsel pintar untuk memberikan pelayanan yang efisien baik pada tenaga pemasar, konsumen, maupun jajaran direksi.

Corporate GM Sales & Marketing PT Adhi Persada Properti Happy Murdianto menuturkan APP menggandeng perusahaan rintisan Nata Property untuk pem buatan layanan tersebut. Menurut dia, investasi yang dibenamkan pada proyek ini lebih dari Rp500 juta.“Dengan aplikasi ini setiap orang bisa menjadi tenaga pemasar untuk produk APP.

Bagi yang berhasil menjual atas nama perseorangan perusahaan akan memberikan keuntungan 1% sedangkan atas nama agen akan diberikan 3%,” katanya. APP juga berencana melakukan go public atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas 30% pada kuartal II 2018 dengan harapan bisa meraup dana Rp2,5 triliun.
(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis).

mpi-update.com