PT PP Properti Tbk, di Panggung Persaingan Bisnis Properti (1)

Big Banner

PP Properti (PPRO), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor properti yang berada di panggung persaingan adu strategi dan adu gengsi di bisnis properti. Majalah properti Indonesia (MPI) edisi Agustus mengulasnya.

PPRO begitu lahir lanbgsung melejit dengan meluncurkan sejumlah proyek prestisius. PT Angkasa Pura Properti Developer Penguasa Kawasan Bandara adalah salah satu unit usaha PPR yang cukup agresif di gelanggang bisnis properti Indonesia.

PPRO adalah anak usaha dari PT PP (Persero) Tbk, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berpengalaman di bidang jasa konstruksi, realty dan properti, EPC serta investasi sejak tahun 1953 ini cukup dalam aktif meluncurkan berbagai proyek properti.

Saat ini setidaknya ada 14 proyek properti yang sedang digarap PT PP Pro perti Tbk. yang awalnya adalah divisi pro perti PT PP (Persero) Tbk, kemudian resmi dipisahkan (spin off) dan berdiri sebagai anak perusahaan PT PP (Persero) Tbk pada 12 Desember 2013.

Proyek properti yang dikembangkan di beberapa kota di Indonesia itu akan menjadi andalan masa depan bagi PT PP Properti Tbk. antara lain; Grand Kamala Lagoon Bekasi, Grand Dharma Husada Lagoon Surabaya, Grand Sungkono Lagoon Surabaya Barat, Gunung Putri Square Bogor, The Ayoma Serpong, Evencio Margonda Depok, Verdura Sentul Bogor, River View Jababeka Cikarang Bekasi, Amarta View Semarang, The Alton Tembalang Semarang, Paladian Park Kelapa Gading, serta Park Hotel Jakarta dan Prime Park Hotel Bandung. Produk properti yang dibangun dipasarkan de ngan range harga mulai dari Rp200 jutaan sampai Rp1 miliaran.

PT PP Properti Tbk. yang melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada Mei 2015 terus melakukan terobosan dalam mengembangkan bisnis propertinya, salah satunya dengan menciptakan diferensiasi produk dan jasa yang dikemas dengan tag line ‘Beyond Space’.

Kini PT PP Properti Tbk. fokus mengelola beragam portofolio perumahan, perkantoran, apartemen serta ritel dan komersial di sektor industri properti di Indonesia. Direktur Utama PT PP Properti Tbk. Taufik Hidayat mengatakan PT PP Properti Tbk. berinovasi menciptakan design dan konsep arsitektur bangunan yang dapat diterapkan baik untuk proyek hunian, perkantoran, ritel dan komersial. Kini PT PP Properti Tbk. telah memiliki tiga unit bisnis, yaitu komersial, residensial dan hotel.

”Dalam membangun kami bukan sekedar menyediakan ruang dan tempat, namun berusaha agar setiap bangunan yang dikembangkan menjadi tempat yang nyaman, memberikan ketenangan dan ke sejukan bagi penghuninya.

Sehingga dapat menyelaraskan antara kehidupan dengan alam di sekitarnya,” ujar Taufik seraya mengatakan PT PP Properti Tbk. mengusung visi “Menjadi Lima Besar Pengembang Terkemuka di Indonesia”.

Salah satu inovasi yang dilakukan untuk memikat pembeli adalah mengembangkan apartemen berkonsep anti narkoba yang akan dibangun di lima kota, yakni Depok, Serpong, Semarang, Yogyakarta, dan Malang yang akan ditujukan untuk mahasiswa.

Saat ini apartemen anti narkoba sudah diimplementasikan di premium student apartement yakni Evencio Margonda Depok dan The Alton Tembalang Semarang yang lokasinya berdekatan dengan kampus.

Ada beberapa strategi yang akan dilakukan di apartemen bebas narkoba ini, yaitu menerapkan sistem x-ray, ruang terbuka yang cukup untuk penghuni berinteraksi sosial, sosialisasi rutin seperti seminar setiap enam bulan sekali, petugas keamanan dilatih dengan BNN bagaimana membaca psikologis orang yang memakai dan mengedarkan narkoba, dan publik area akan dipasang CCTV untuk memantau.

Taufik menjelaskan, inovasi apartemen bebas narkoba adalah hasil dari perhatian perusahaan terhadap gerakan anti narkoba dan akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Perusahaan mendukung program pemerintah dan BNN untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat, terutama kaum muda.

Selain apartemen, PPRO saat ini juga mengembangkan tiga pusat perbelanjaan dan memperkenalkan brand Lagoon Avenue yang merupakan mal di kawasan Grand Kamala Lagoon-Bekasi, Grand Dharmahusada Lagoon-Surabaya, dan Grand Sungkono Lagoon-Surabaya. Tiga pusat perbelanjaan tersebut akan beroperasi pada 2017 untuk lokasi di Bekasi dan Sungkono Surabaya, sedangkan 2018 pada lokasi Dharmahusada Surabaya. Keberadaan Lagoon Avenue sebagai kawasan komersial akan melengkapi pengembangan kawasan residensial PPRO di sejumlah proyek sehingga menciptakan kawasan hunian yang terintegrasi dengan fasilitas lengkap.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis).

mpi-update.com