Melbourne Kembali Terpilih Jadi Kota Paling Layak Huni

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Melbourne, ibu kota Negara Bagian Victoria, Australia, untuk ketujuh kalinya dinobatkan sebagai kota paling layak huni di dunia. Pengakuan yang diberikan Economist Intelligence Unit (EIU) Annual Liveability Index itu berdasarkan survei terhadap 140 kota di dunia dan Melbourne menduduki peringkat paling atas sejak tahun 2006.

Melbourne, Australia

Melbourne, Australia (Sumber foto: www.abc.net.au)

Menyusul di bawahnya secara berturut-turut mengikuti peringkat Vienna (Austria); Vancouver (Kanada), Toronto (Kanada), serta Adelaide (Australia Selatan) dan Calgary (Kanada) yang sama-sama berada di peringkat lima. Dua kota lain di Australia juga masuk 15 besar seperti Perth (Australia Barat) di peringkat tujuh dan Sydney (New South Wales) di peringkat 11.

Melbourne (9.900 km2)  merupakan kota budaya dan olah raga Australia, kerap menjadi tuan rumah acara-acara besar dan pusat konvensi serta pameran kelas dunia termasuk Australia Open, Formula One Australian Grand Prix, dan Spring Racing Carnival.

Universitas-universitas terbaik di dunia juga terdapat di Melbourne sehingga juga menjadi kota pelajar terbaik kelima di dunia. Pemerintah Victoria terus berinvestasi mengembangkan infrastruktur Melbourne termasuk membangun jalan terowongan dan jalan baru untuk memperbaiki jaringan transportasi, trem dan kereta baru untuk meningkatkan pelayanan transportasi publik.

Kota ini berkembang pesat dengan tingkat migrasi domestik dan internasional tertinggi di Australia. Populasinya mencapai 4,7 juta jiwa berdasarkan sensus 2016, menjadi kota dengan pertumbuhan tercepat di Australia dan diproyeksikan akan melampaui Sydney sebagai kota terbesar di Australia tahun 2030.

Penghargaan sebagai “Asia-Pacific Cities of the Future” dalam kategori Human Capital and Lifestyle juga diberikan kepada Melbourne, termasuk dalam lima besar kota-kota menengah dunia untuk kategori “Economic Potential” dari FDI Magazine.

Sementara laporan Savills World Research’s Tech Cities 2017 memasukkan Melbourne sebagai salah satu kota di dunia yang terdepan dalam industri teknologi. Perusahaan teknologi dunia yang sedang mencari lokasi menempatkan Melbourne pada bagian atas daftar belanjanya.

“Melbourne terus membangun reputasi globalnya, bukan hanya sebagai kota yang yang paling layak huni, namun juga salah satu tujuan terdepan para pelajar internasioal serta mitra dagang utama Indonesia dan wilayah Asia Tenggara lainnya,” kata Komisaris Negara BagianVictoria untuk Asia Tenggara Brett Stevens dalam rilis dari Victoria Government yang diterima housing-estate.com (Rabu 16/8).

Mengutip www.abc.net.au yang telah diterjemahkan oleh Sastra Wijaya, laporan The Economist juga mengacu pada ancaman terorisme di seluruh dunia yang mempengaruhi pemeringkatan tahun ini. Disebutkan tingkat kriminalitas di Melbourne yang relatif rendah menjadi alasan utamanya dinobatkan menjadi kota paling layak huni mengalahkan kota-kota lain di dunia, meski angka perampokan dan pencurian di Melbourne meningkat dalam 12 bulan terakhir.

Namun, jamaknya semua kota Melbourne juga bukan tanpa masalah. Selain peningkatan angka kriminalitas itu, kota itu juga kesulitan menangani peningkatan jumlah penduduknya yang tidak memiliki rumah dan harus hidup menggelandang. Penyebabnya, harga properti makin meningkat sehingga makin tak terjangkau kebanyakan warga. Harga sewa rumah juga tinggi dengan hampir semua suburbs (pinggiran kota) masuk dalam kategori tidak terjangkau bagi kalangan berpenghasilan rendah.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me