2018, Pembangunan Infrastruktur dan Rumah MBR Tetap Jadi Prioritas Pemerintah

Big Banner
Saat ini sebanyak 4.734 unit rumah subsisi bagi MBR di Vila Kencana Cikarang telah berdiri, dan 3.600 unit di antaranya telah terjual. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

Pembangunan infrastruktur dan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan terus dikebut pemerintah pada 2018 nanti. Bahkan, pemerintah telah menyusun rencana pembangunan infrastrutkur di tahun ke-4 Kabinet Kerja.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya pada sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI, Rabu (16/8/2017). Jokowi menegaskan, salah satu fokus pembangunan infrastruktur di 2018 masih pada infrastruktur yang mendukung upaya peningkatan konektivitas.

Baca juga: 2018, Kementerian PUPR Targetkan Tol Semarang-Solo Beroperasi Penuh

“Untuk mendukung pertumbuhan pusat ekonomi dan pengembangan konektivitas antardaerah, pemerintah akan melaksanakan pembangunan jalan baru sepanjang 856 kilometer dan pembangunan irigasi sepanjang 781 kilometer,” kata Jokowi seperti dikutip detikFinance, Rabu (16/8).Pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan rumah susun bagi MBR sebanyak 7.062 unit, selain tentunya beberapa program dasar yang lain.

Baca juga: 2018, Sudah Bisa Bablas Tol Trans Jawa Nih!

Dalam melaksanakan pembangunan, pemerintah mengajak semua pihak untuk bekerja bersama, baik BUMN, BUMD, pemerintah daerah, maupun pihak swasta dalam pengembangan pembiayaan kreatif seperti melalui skema KPBU atau non-KPBU guna bersama-sama mendanai pembangunan infrastruktur.Dengan alokasi anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp761,1 triliun, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran terus dilakukan untuk mendorong efektivitas pendanaan pembangunan.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me