Wow, Seperti Apa Ya “Pemandangan Surga” Seharga Rp1,3 Triliun?

Big Banner
Cielo Vista, Colorado, Amerika Serikat (Rumah123/Mansion Global)

Luas tanah peternakan ini mencapai 33.558 hektar. Untuk membayangkannya, kamu hanya perlu perhitungan sederhana. Luas Taman Merdeka yang ada di Monas, Jakarta hanya 80 hektar. Maka luas tanah peternakan ini adalah 419 kalinya!

Luas banget? Ya, iyalah. Tanah peternakan ini berada di negara bagian Colorado, Amerika Serikat. Pemilik kawasan ini akan mendapatkan bonus lainnya.

Baca juga: Sosialita Kylie Jenner Ikuti Jejak Kakaknya, Jual Beli Rumah!

Dia akan mendapatkan Puncak Culebra yang memiliki tinggi 4.281 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lantas masih ada 18 puncak lainnya yang memiliki tinggi rata-rata di atas 3.962 mdpl.

Inilah tanah peternakan bernama Cielo Vista, kata dalam bahasa Spanyol yang kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi “Pemandangan Surga”.

Baca juga: Apartemen Setinggi 472 Meter, Yakin Berani Tinggal di Sini?

Harganya mencapai US 105 juta dollar (Rp1,38 triliun). Tanah peternakan ini baru saja berganti kepemilikan.

Sebelumya, tanah peternakan ini dimiliki oleh sekelompok peternak dari negara bagian Texas. Sementara pembeli belum terungkap identitasnya.

Baca juga: Ga Usah Takut Ngutang, Kalau Tergolong Utang Produktif

“Profil pembeli benar-benar ideal. Dia termasuk pencinta lingkungan dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian harta nasional dan sumber daya alam yang luar biasa,” ujar Jeff Hubbard kepada Mansion Global. Dia adalah salah satu agen properti yang ikut dalam transaksi jual beli ini.

Tanah ini memang luar biasa karena memiliki banyak jenis pohon, salah satunya pohon pinus. Kawasan ini juga menjadi habitat hewan seperti elk. Ada wilayah seluas 160 km persegi yang menjadi habitat sejumlah spesies.

Baca juga: Milenial Pilih Tinggal di Kawasan Sub Urban, Nah Begini Dong!

Untuk mendirikan bangunan ini di kawasan ini terbatas. Hal ini disebabkan oleh aturan ketat soal konservasi kawasan. Meski begitu, pemilik seperti mempunyai hutan belantara sendiri.

“Sungguh langka untuk memiliki tanah pada ketinggian ini dan privacy serta pengalaman berburu. Ini seperti memiliki taman nasional sendiri,” ujar pemilik Mirr Ranch Group, Ken Mirr. Dia juga salah satu agen properti yang ikut terlibat dalam transaksi ini.

Baca juga: Rumah Keren Arsitek Spesialis Stadion, Yuk Main ke Sini

Tanah peternakan ini memiliki sejarah panjang. Pada pertengahan 1800-an, pemerintah Meksiko memberikan tanah ini kepada pendatang dari Prancis. Mereka juga memberikan ijin kepada pemukim dari Meksiko dan Spanyol untuk menggunakan wilayah ini untuk berburu, menebang pohon, dan mencari makan.

Lantas para pendatang ini menjual tanah ini kepada Gubernur Colorado yang pertama, John Long Routt. Kemudian, keluarga Routt menjualnya kepada pengusaha asal North Carolina, Jack Taylor pada 1960.

Baca juga: Mau Hadir di Piala Dunia 2022? Ada Stadion Berbentuk Peci Lho

Petinggi korporasi Enron, Lou Pai membeli tanah ini pada 1988 dengan harga US 20 juta dollar (Rp263 miliar). Setelah itu, Pai menjualnya kepada konsorsium peternak Texas pada 2004 dengan harga US 60 juta dollar (Rp789 miliar).

Pernah membayangkan tinggal di tanah peternakan seluas 33.558 hektar? Wah, pasti bingung ya kalau nggak punya tetangga. Atau membayangkan merogoh Rp1,3 triliun untuk membeli tanah? Wah, kalau ini sih mendingan beli satu kabupaten saja.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me