Geliat Pasar Perumahan Menengah Atas di Serang – Cilegon (1)

Big Banner

Sebelumnya lebih dikenal sebagai kota industri dan transit, kini Cilegon dan Serang justru tumbuh sebagai kota bisnis potensial. Hunian Kelas menengah atas mulai menyebar dan menggeliat.

Majalah Properti Indonesia edisi Agustus 2017 mengulasnya secara lengkap. Disebutkan, Cilegon dan Serang, dua kawasan serumpun yang berbeda administratif, namun hampir menyatu secara geografis.

Dua kota paling potensial di Provinsi Banten setelah Tangerang dan Tangerang Selatan, ini memang tidak dapat dipisahkan. Terlebih, secara historikal Cilegon merupakan kota otonom hasil pemekaran dari wilayah Serang.

Selain jasa, perdagangan dan pariwisata, kegiatan yang berkaitan dengan sektor industri adalah yang paling menonjol, mulai dari pengolahan baja, kimia, hingga makanan. Termasuk industri properti tentunya. Walaupun sub sektor yang dikembangkan masih terbatas– selain rumah tapak, pusat-pusat belanja kelas menengah dan hotel.

Pembangunan rumah tapak, demand -nya masih cukup besar, khususnya di kawasan-kawasan industri yang menjadi “lumbung-lumbung” pekerja dan kalangan pekerja white collar yang menghuni kedua kawasan tersebut. Bisa dimaklumi, bila dalam beberapa tahun terakhir, para pengembang terus berlomba menawarkan produknya, mulai dari rumah kelas FLPP atau subsidi sampai rumah kelas atas berharga di atas Rp3 miliar.

Dibanding Cilegon, Kota Serang memang lebih menonjol. Ibu kota Banten ini memiliki luas wilayah 266,71 Km2 atau lebih luas dibanding Tangerang dan Cilegon. Kabupaten dan Kota Serang tercatat sebagai kawasan yang memiliki segudang potensi, mulai dari pariwisata, pertanian hingga industri.

Khusus kawasan industri, pemerintah Kabupaten Serang menetapkannya melalui sistem zonasi, yaitu Zona Industri Serang Barat dan Zona industri Serang Timur. Zona Industri Serang Barat terletak di Kecamatan Bojonegara, Pulo Ampel dan Kramatwatu yang terhampar di sepanjang pantai Teluk Banten. Zona barat ini dikhususkan untuk pengembangan industri mesin, logam dasar, kimia, maritim dan pelabuhan.

Sementara, Zona industri Serang Timur terletak di Kecamatan Cikande, Kibin, Kragilan dan Jawilan. Beberapa kawasan industri besar yang berada di kawasan ini antara lain; ModernCikande, Nikomas Gemilang serta Indah Kiat. Bisa dibilang, dua zona industri inilah yang merupakan jantung pengembangan ekonomi di Kabupaten Serang dan juga Provinsi Banten. Bahkan, keberadaannis nya telah menjadi percontohan bagi pembangunan kawasan industri di Indonesia, khususnya di luar Pulau Jawa.

Kawasan industri ModernCikande merupakan salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta. ModernCikande dikembangkan oleh PT Modern Industrial Estat, yang merupakan anak usaha dari PT Modernland Realty Tbk. Dari total lahan 3.175 hektar, luas lahan yang telah dikembangkan mencapai 40% dengan sisa landbank sekitar 1500-an hektar. Saat ini ModernCikande dihuni lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha.

Perusahaan yang mendominasi adalah perusahaan chemical, diikuti oleh perusahaan yang begerak di bidang steel, metal product & smelter serta perusahaan di bidang home & building materials.

“Propinsi Banten sejak periode 2010 hingga 2013 terus mengalami kenaikan sangat berarti, khususnya di Kota Serang, Kabupaten Serang dan Cilegon, atau dengan rata-rata di atas 5,5 persen,” ujar Bing Sugiarto Chandra, Direktur Ciputra Group.

Meskipun, sebut Bing, bila dilihat dari pertumbuhan ekonominya, Kota Serang justru berada di atas wilayah-wilayah lain di Propinsi Banten karena perannya se bagai kota industri sekaligus kota transit, termasuk kemudahan akses mulai dari jalan propinsi sampai jalan tol yang menghubungkan antar wilayah di Jabodetabek, hingga kota-kota lainnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Ekonomi yang tumbuh signifikan, pada akhirnya akan menawarkan banyak pe luang, termasuk sektor properti yang diprediksi akan booming dalam 5 tahun ke depan. Sebab, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan industri, pada gilirannya akan mendongkrak permintaan di sektor properti residensial dan komersial,” papar Bing.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me