Dimulai Presiden Jokowi Pada 2015, Begini Progres Pembangunan LRT Jabodebek

Big Banner

Proyek kereta ringan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek tahap I mulai dimulai pada September tahun 2015. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan langsung peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek ini di seberang Taman Anggrek TMII, Jakarta Timur. Lokasi tersebut adalah salah satu rute jalur LRT tahap I yang dilalui pada lintasan Cibubur-Cawang.

Lewat beberapa kali pembahasan, kontrak pembangunan LRT yang menugaskan PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai pelaksana pembangunan prasarana LRT di Jabodebek akhirnya ditandatangani. Melalui kontrak ini, Adhi Karya mendapatkan kontrak pembangunan sebesar Rp 21,7 triliun untuk membangun pra sarana LRT Jabodebek.

Pembangunan LRT Jabodebek dengan total panjang jalur 81,6 km dilaksanakan pada dua tahap. Untuk Tahap I, panjang jalur mencapai 43,3 km yang akan dibangun serta dilengkapi prasarana pendukung. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Adhi Karya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (26/8/2017), progres LRT Jabodebek kini telah mencapai 17%. Jumlah ini meningkat 10% jika dibandingkan pada Oktober tahun 2016. Rute Cawang-Cibubur menjadi yang paling tinggi dengan capaian progres 31,9% (panjang 14,3 km), disusul rute Bekasi Timur-Cawang 15,6% (panjang 18,3 km) dan terakhir Cawang-Dukuh Atas sebesar 2,8% (10,5 km).

Jumlah stasiun pada ke 3 rute LRT ini adalah 16 stasiun. Masing-masing terdapat pada lintas Cawang-Cibubur 4 stasiun, Cawang-Dukuh Atas 7 stasiun dan Cawang-Bekasi Timur sebanyak 5 stasiun. LRT Jabodebek tahap I ini juga dilengkapi satu buah Depo LRT sebanyak 1 unit yang berlokasi di Bekasi Timur.

Adapun pekerjaan pembangunan LRT Jabodebek saat ini seluruhnya telah masuk pada pengerjaan struktur, kecuali lintasan Cawang-Dukuh Atas yang baru dimulai pada tahun ini. Tahun depan pembangunan LRT akan merampungkan sisa struktur yang masih ada, termasuk pada jalur dan pendukung sistem keretanya seperti sistem komunikasinya, pasokan listrik dan signaling.

Ditargetkan, pembangunan LRT tahap I bakal rampung pada 2019, dan bisa beroperasi pada bulan Mei 2019. Hal ini sesuai dengan isi kontrak, di mana lama pembangunan konstruksi yang tercantum dalam kontrak adalah selama 43 bulan terhitung dari 9 september 2015 sampai dengan 31 Mei 2019.

Diharapkan target pembangunan LRT Tahap I bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang tercantum pada kontrak, yaitu pada semester I tahun 2019. Sehingga nantinya, ketika beroperasi dapat berkontribusi untuk mengurangi kemacetan jalan raya, dan mendorong pengguna kendaraan pribadi untuk mau beralih dari kendaraan pribadi untuk menggunakan kereta api. Pembangunan LRT ini juga diharapkan dapat memicu tumbuh Transit Oriented Development (TOD) di sekitar stasiun LRT. (eds/mca).

Pembangunan LRT Jabodebek oleh adhi karya akan selaras dengan pembangunan Apartemen Urban Signature Ciracas Jakarta Timur, pembangunan apartemen ini dilakukan oleh PT. Adhi Karya (persero)Tbk, divisi TOD dan Hotel. Apartemen Urban Signature telah dibuka pembelian melalui Nomer Urut Pemesanan sebesar 3.000.000 (tiga juta rupiah) ke rekening PT. Adhi Karya TOD yang memungkinkan pemesan akan mengunci harga perdana yang baru di buka ini dan mendapatkan nomo urut pemesana, dengan begitu pada saat customer gathering di hotel adhi karya pada awal oktober 2017 ini maka pemesan akan diberikan kesempatan untuk memilih unit terlebih dahulu dan begitu seterusnya.

untuk mendapatkan info lebih mendatail bisa hubungi konsultan dan marketingnya atau bisa dilihat di sini

 

rumahproperti123.com