Kemiskinan Jakarta Itu Lengkap

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan menggambarkan Jakarta sebagai wilayah dengan kemiskinan lengkap dan ketimpangan sosial tinggi. Yang dimaksud kemiskinan lengkap oleh pria kelahiran 7 Mei 1969 ini, Jakarta serba kurang dalam bentuk biaya hidup yang tinggi, tidak adanya udara yang bersih, kesempatan kerja yang kurang, hingga penduduknya yang banyak belum punya rumah sendiri.

Anies Baswedan

Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan

“Beragam permasalahan itu nggak ada hubungannya dengan gubernur-gubernur sebelumnya, tapi kemiskinan lengkap di Jakarta itu terjadi karena selama ini tidak pernah dipikirkan dan dijadikan masalah strategis (yang harus segera diselesaikan) sehingga tidak pernah beres,” katanya saat berbicara dalam Musyawarah Daerah (Musda) Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta di Jakarta, Rabu (23/8).

Di sisi lain Jakarta merupakan pusat bisnis dan perekonomian nasional dengan pendapatan daerah paling besar di Indonesia, tapi rasio gini-nya sangat tinggi dengan nilai 0,41. Rasio gini adalah ukuran ketimpangan penguasaan kekayaan di sebuah negara. Rasio gini di bawah 0,4 tergolong baik, 0,4–0,5 sedang, di atas 0,5 buruk.

“Seluruh permasalahan itu masih menjadi PR besar Jakarta dan harus diselesaikan dengan program yang tepat. Di Tunisia ketika rasio gini mencapai 0,43, langsung pecah  kerusuhan. Jadi kalau mau maju, ketimpangan itu harus dihilangkan dan ini menjadi PR kita bersama. Bayar pajak itu bagus, tapi mengangkat yang di bawah itu jauh lebih bagus. Kalau itu bisa kita lakukan, pasti akan menular ke daerah lain,” tegasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me