Anies Ajak REI DKI Jakarta Berkolaborasi Membangun Jakarta

Big Banner

AniesBaswedan, Gubernur DKI Jakarta terpilih menyebutkan bahwa Jakarta kedepan akan dibangun dengan pendekatan kerjasama yang baik antara pemerintah dan non pemerintah baik itu swasta maupun masyarakat sipil.

“Kedepan saya ingin serius ajak REI Jakarta kolaborasi membangun Kota Jakarta dengan membuat inovasi penyediaan hunian yang terjangkau untuk posisi menengah bawah, sehingga Jakarta bias memberikan perasaan home to every one,” ujar Anies Baswedan di depan peserta Musyawarah Daerah (Musda) REI DKI Jakarta ke-9 di Hotel Luwansa, Jakarta (23/8).

Masalah hunian, lanjut Anies, adalah isu yang sangat penting di Jakarta. Jika tidak bias memberikan solusi akan menunggu munculnya masalah besar pada bidang sosial, politik dan ekonomi. Jika soal hunian bias dibereskan di Jakarta maka sebagian besar pekerjaan rumah itu lunas.

“Karena itu kedepan kami ingin berkolaborasi dengan dunia usaha. Tantangannya adalah bagaimana membuat pemerintah mau kolaborasi karena secara natural maunya (menjadi) administrator. Sementara cara ngaturnya (selama ini) belum tentu benar,” ucapnya.

Anis meminta REI DKI memberikan masukan lengkap kepada Pemprov DKI Jakarta tentang terobosan-terobosan REI untuk kebijakan publik. Apa hal baik yang sudah berjalan dengan baik untuk diteruskan. Hal yang sedang berjalan namun perlu di revisi dan hal yang harus dihentikan.

Amran Nukman, Ketua DPD REI DKI Jakarta menyambut baik rencana pemerintah Propinsi DKI Jakarta yang ingin berkolaborasi dengan melibatkan REI dalam memecahkan persoalan perumahan di DKI Jakarta.

Menurutnya sudah tepat bahwa dalam menjalankan program perumahan melibatkan pengembang melalui DPD REI DKI Jakarta. “Asosiasi nanti yang akan melakukan koordinasi dalam lingkungan antar pengembang. Jadi sudah tepat, kerjasamanya lewat asosiasi,” ucapnya.

REI lanjut Amran berharap Pemrov. DKI Jakarta dalam menjalankan program perumahannya mendorong kemudahan investasi. “Kepastian jangka waktu perizinan adalah hal yang sangat penting bagi pelaku bisnis property karena juga menyangkut janji pengembang kepada konsumen tentang serah terima. Jika perizinan waktunya sulit diprediksi, tentu mengganggu,” ungkap Amran.

Badan Pelayanan Satu Pintu Pemprov DKI Jakarta, harapnya bisa lebih meningkatkan pelayanan publik di bidang perijinan dengan menyerderhanakan semua jenis perijinan, memangkas simpul-simpul birokrasi dan prosedur menjadi lebih sederhana, efisien dan tepat waktu.

REI DKI Jakarta mengusulkan agar Badan Pelayanan Satu Pintu Pemrov DKI Jakarta meningkatkan pelayanan publiknya dengan penempatan SDM yang berkompeten dan adanya koordinasi yang lebih baik dengan Dinas-Dinas terkait (SKPD) sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam proses penanganan perijinan. “Dalam hal kebutuhan SDM, REI DKI Jakarta Siap membantu/koordinasi, tentu dengan justifikasi resmi dari Pemrov DKI Jakarta,” ujarnya.

Musda REI DKI Jakarta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, mewakili Gubernur DKI Jakarta. Pembukaan Musda REI DKI Jakarta ke-9 dihadiri unsur-unsur SKPD Pemprov REI DKI Jakarta, para pemangku kepentingan sector perumahan, perbankan dan diikuti oleh sekitar 500-an pengembang anggota REI DKI Jakarta. Dalam Musda REI DKI Jakarta ke-9, Amran Nukman dipilih kembali untuk melanjutkan kepemimpinannya di DPD REI Jakarta untuk periode masa bakti 2017-2020. YS

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me