Milenial Terus Gerakkan Pasar Properti, Tapi Belum Dilirik Developer dan Perbankan

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Generasi milenial masih menggerakkan pasar properti khususnya untuk pasar sekunder. Mereka membutuhkan hunian untuk tempat tinggal.

Kaum milenial ini adalah mereka yang lahir pada awal 1980-an hingga 1990-an. Saat ini, mereka berusia pada pertengahan 20-an dan akhir 30-an.

Baca juga: Hanya 17,8 Persen Generasi Milenial Bisa Beli Hunian, Sisanya Masih Ngontrak!

Sebagai generasi yang mendominasi populasi, milenial menjadi pangsa pasar yang besar bagi industri properti.

Hal ini terungkap dalam Overview Property Report Semester I/2017 yang diselenggarakan oleh Rumah123, situs properti no.1 di Indonesia. Rumah123 merupakan bagian dari REA Group Australia.

Baca juga: Hati-Hati Godaan Gaya Hidup Bikin Generasi Milenial Ga Bisa Punya Rumah

“Milenial masih drive market. Seharusnya developer, bank, dan agen properti targetkan milenial lebih,” ujar Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung dalam pemaparannya di Jakarta, Kamis (24/8/2017).

“Developer masih menyasar sebagian kecil. Padahal orang baru bisa investasi kalau penghasilan lebih besar, umurnya nggak milenial,” lanjut Untung.

Baca juga: Bisa Beli Moge, Masa Milenial Ga Bisa Beli Rumah Sih?

Untung menyatakan kalau generasi milenial yang memiliki jumlah banyak ini malah belum banyak dilirik oleh perusahaan pengembang. Hanya beberapa developer yang menjadikan kaum milenial sebagai target market.

Perusahaan pengembang lebih sering berpromosi memasarkan properti kepada investor. Padahal jumlah investor terbilang kecil meski memiliki dana yang besar.

Baca juga: Berapa Lama Generasi Milenial Nabung DP Rumah? 32 Tahun!

Sebaliknya, generasi milenial yang mendominasi populasi dan masuk kategori first time home buyer malah belum dilirik oleh perusahaan pengembang dan perbankan. Padahal justru milenial yang membutuhkan hunian.

Berdasarkan riset Rumah123, generasi milenial mengajukan plafon kredit di bawah Rp250 juta dan kredit antara Rp250 juta hingga Rp500 juta.

Baca juga: Milenial Pilih Tinggal di Kawasan Sub Urban, Nah Begini Dong!

Menurut Untung, perbankan seharusnya melihat generasi milenial sebagai pangsa pasar yang besar dan menjanjikan karena persentase milenial yang mendominasi.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me