Gaji Rp3 Jutaan, Umar Bisa Bangun Rumah Sendiri

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Punya rumah sendiri masih dipandang berat oleh kebanyakan pekerja di kota besar. Bahkan, kaum milenial sekarang jarang yang langsung terpikir membeli rumah saat mulai bekerja. Gaji lebih banyak habis untuk membiayai gaya hidup, sementara tempat tinggal menyewa atau tetap ikut orang tua.

rumah dengan kredit tanpa agunan umar

dok housing-estate.com

Mungkin kita perlu belajar dari Umar, pekerja 29 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan penerbitan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sejak lima tahun lalu. Dengan gaji Rp3 jutaan saja per bulan, ia bisa membangun rumah sendiri di Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Yang utama memang harus ekstra hemat, karena dengan gaji saya sangat sulit untuk bisa membeli rumah jadi dari developer,” katanya kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (24/8).

Proses mewujudkan rumahnya cukup panjang. Tahun 2013 Umar membeli sebidang tanah seluas 60 m2 seharga Rp10 juta dari uang tabungannya. Setelah membeli tanah itu, ia kembali menabung untuk biaya pembangunan rumahnya. Ia berhasil mengumpulkan uang Rp40 juta ditambah pinjaman dari keluarga.

Setengah nekat, Umar mengambil kredit tanpa agunan (KTA) dari bank sebesar Rp40 juta. Uang Rp80 juta itu digunakannya untuk membangun rumah seluas 45 m2 tahun 2016. Rumahnya sudah dibuat dengan pondasi untuk dua lantai, supaya nanti kalau uang sudah terkumpul lagi bisa langsung ditingkat ke atas. Di rumah yang berhasil dibangunnya itulah Umar tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil.

“Lokasinya memang jauh dari kantor. Jadi, saya pulang seminggu sekali. Saya ngontrak dekat kantor Rp400 ribu per bulan dan sekarang mencicil Rp1,3 juta per bulan ke bank buat biaya bangun rumah itu. Tapi, paling nggak sekarang saya tenang sudah ada rumah. Kalau ditunda lagi, belum tentu saya bisa dapat rumah seperti itu,” jelas Umar.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me